Baru 17.322 WUS yang Ikuti Pemeriksaan Kanker Serviks
Connect with us

Humaniora

Baru 17.322 WUS yang Ikuti Pemeriksaan Kanker Serviks

Published

on

WUS

KlikMANADO – Wanita Usia Subur (WUS) di Sulawesi Utara yang telah mengikuti pemeriksaan kanker serviks terhitung masih sangat sedikit. Data yang dibeberkan Ketua TP-PKK Sulawesi Utara Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, hingga Agutus 2017, baru 17.322 orang yang melakukannya.

 

Total jumlah WUS sendiri ada 358.806 WUS di 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. “Ini berarti masih ada 341.484 WUS di Sulawesi Utara yang harus diperiksa,” kata Rita pada agenda Gerakan Deteksi Dini Kanker Serviks melalui Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test di Halaman Kantor Gubernur, Jumat (3/11/2017) pagi.

 

Rita menuturkan, lambatnya pencapaian cakupan deteksi dini kanker serviks dengan IVA tersebut, mendorong TP-PKK Sulut untuk melaksanakan pemeriksaan gratis dengan sasaran ASN dan THL di Pemprov Sulawesi Utara.

 

“Saya harap para ASN dan THL dan istri ASN dan THL termasuk para pejabat perempuan dapat menggunakan kesempatan ini untuk dapat mengetahui secara dini apakah ada tanda-tanda kanker serviks atau kanker payudara pada diri kita,” ungkap istri tercinta Gubernur Olly Dondokambey ini.

 

Lanjut Rita, tujuan utama dari pemeriksaan itu agar wanita di Sulawesi Utara dapat terhindar dari penyakit kanker serviks. “Sehingga kita terhindar dari penyakit yang mematikan ini. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” ucapnya.

 

Diketahui, kanker serviks adalah kanker yang tumbuh dan berkembang pada leher rahim wanita. Leher rahim atau serviks adalah bagian dari saluran reproduksi wanita yang menghubungkan vagina dengan rahim atau uterus.

 

Dengan diberikannya alternatif metode IVA ini, dapat meningkatkan harapan hidup sehat kaum perempuan Sulut. Metode IVA sendiri, dipilih karena sangat sederhana. Yang berarti cukup hanya dengan mengoleskan asam asetat pada rahim, lalu diamati perubahannya, hanya dengan waktu yang tidak lama, maka hasil bisa langsung diketahui.

 

Selain itu juga, metode ini tidaklah membutuhkan biaya yang banyak, prosedurnya pun terbilang mudah, nyaman dan tidak menyakitkan. Sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran yang berlebih.

 

(Jakaz)

Advertisement

Trending