Ini yang Dilakukan JCH saat Wukuf di Arafah
Connect with us

Headline

Hari Ini JCH Wukuf di Arafah. Hal Ini yang Dilakukan

Published

on

Wukuf di Arafah

KlikMANADO – Kamis (31/8/2017) hari ini, Jamaah Calon Haji (JCH) dari berbagai belahan dunia berkumpul di Padang Arafah, untuk menjalankan salah satu rukun ibadah haji, yakni wukuf.

 

Makanya, sehari menjelang Idul Adha, umat Islam mengenalnya dengan Hari Arafah. Dikutip dari laman Wikipedia, Hari Arafah adalah hari kesembilan dalam Bulan Zulhijjah dan menjadi hari kedua ritual ibadah haji.

 

Sehingga menjadi sangat istimewa bagi umat Islam, khususnya mereka yang sedang menjalankan ibadah haji. Apalagi, wukuf adalah inti ibadah haji. Di saat wukuf itu, jamaah menyiapkan diri untuk beribadah, zikir, salat dan berdoa.

 

Arafah adalah nama sebuah gunung, tempat Nabi Muhammad berpidato di depan umat Islam untuk terakhir kalinya. Dengan kata lain, agama Islam dan kenikmatannya disempurnakan pada saat itu.

 

Dalam kamus terjemahan, arafah berarti mengetahui. Makanya, terdapat beberapa alasan terkait penamaan gunung itu. Yaitu pertama, karena menjadi tempat berkumpulnya manusia untuk saling mengetahui satu sama lain. Selain itu, gunung ini adalah tempat Nabi Adam dan Hawa bertemu pertama kalinya usai diturunkan di bumi.

 

Sebagaimana dikutip dari Ihram, Arafah adalah tanah datar yang dikelilingi bukit berbatu di sebelah timur luar Kota Mekah. Bentuk lokasinya bagaikan busur besar. Tali busurnya di Wadi Uranah.

 

Adapun sejumlah sumber menyebut wukuf dengan pemahaman sebagai ritual berdiam diri di Padang Arafah sejak tergelincirnya matahari 9 Zulhijjah hingga terbitnya fajar 10 Zulhijjah.

 

Inti ibadah haji ini dilakukan setelah khutbah dan Salat Jamak Qashar Taqdim Zuhur dan Ashar, dan bisa dengan berjamaah maupun sendiri. Selama wukuf, jamaah harus memperbanyak zikir, istighfar dan doa.

 

Meski demikian, wukuf tetap sah jika dilaksanakan hanya sebentar saja, yakni hingga pertengahan malam, selama lokasinya berada di Arafah. Makanya, sejak jumlah JCH terus meningkat, banyak orang yang hanya menjalankannya hingga sebagian malam.

 

Tahun ini, Pemerintah Arab Saudi mengerahkan 100.000 personel untuk mengamankan seluruh lokasi yang ada dalam rangkaian ibadah haji, khususnya di Arafah, Mina, dan Musdalifah. Mereka pun mengklaim telah menyiapkan tenda-tenda di Arafah agar bisa menampung jamaah dengan fasilitas memadai.

 

(Tim)

Advertisement

Trending