Connect with us

Headline

Waspada, Difteri Mewabah di Indonesia

Published

on

Difteri

KlikJAKARTA – Difteri kembali mewabah di Indonesia. Bahkan, dikutip dari BCC Indonesia pada Rabu (6/12/2017), Kementerian Kesehatan sudah menetapkan difteri dengan status kejadian luar biasa (KLB).

 

Sebab, hingga November 2017 lalu, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diptheriae ini sudah memakan puluhan korban jiwa di 20 provinsi.

 

Terdata, kasus ini sudah mewabah di 95 kabupaten dan kota dari 20 provinsi. Totak terdapat 622 kasus, dan 32 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

 

Pada kurun waktu Oktober hingga November 2017, ada 11 Provinsi yang telah ditetapkan sebagai KLB difteri, seperti Sumatera Barat, Aceh, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur dan Jawa Barat.

 

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, di Pulau Sumatera sudah terjadi 114 kasus, 5 di antaranya meninggal dunia. 474 kasus terjadi di Jawa, 26 di antaranya meninggal dunia.

 

Di Kalimantan telah terjadi 13 kasus, dan satu meninggal dunia. Di Pulau Sulawesi ada 11 kasus, dan Papua hanya satu kasus.

 

[irp posts=”4339″ name=”Trump Resmi Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel”]

 

Guru Besar Tetap Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) Jose Rizal Latief Batubara menjelaskan, difteri adalah penyakit infeksi yang disebabkan bakteri Corynebacterium Diptheriae.

 

Bakteri ini menular dan berbahaya karena bisa mengakibatkan kematian, lantaran menimbulkan peradangan pada lapisan dinding jantung bagian tengah, gagal ginjal, gagal sirkulasi, gagal napas.

 

“Difteri itu gejalanya radang saluran nafas, ada selaput putih dan gampang berdarah, dan toksinnya itu yang bahaya, bikin kelainan jantung, meninggal,” katanya.

 

Adapun gejala dan tandanya berupa demam yang tidak begitu tinggi, 38ºC, munculnya selaput di tenggorokan berwarna putih keabu-abuan yang mudah berdarah jika dilepas, sakit saat menelan, adakalanya diikuti sesak napas dan suara mengorok.

 

[irp posts=”4304″ name=”Soal Munaslub, Ini Pilihan Golkar Sulawesi Utara”]

 

(Sahril Kadir)

Headline

Update Zonasi Risiko Covid-19: Sulut Membaik, Zona Kuning Makin Banyak

Published

on

Peta Risiko Covid-19
ilustrasi

KlikSULUT – Update terbaru zonasi risiko penyebaran Covid-19 di Sulawesi Utara (Sulut) per 28 Februari 2021 menunjukkan kabar gembira.

Dari 15 kabupaten dan kota di Bumi Nyiur Melambai, sudah ada delapan daerah yang berstatus zona kuning. Sisanya ditetapkan ada pada zona oranye.

Berikut daftar daerah beserta status zona penyebaran Covid-19 per 28 Februari 2021.

Bolmong zona oranye (Risiko Sedang)

Minahasa zona oranye (Risiko Sedang)

Kepulauan Sangihe zona kuning (Risiko Rendah)

Kepulauan Talaud zona kuning (Risiko Rendah)

Minahasa Selatan zona kuning (Risiko Rendah)

Minahasa Utara zona oranye (Risiko Sedang)

Minahasa Tenggara zona kuning (Risiko Rendah)

Bolmut zona kuning (Risiko Rendah)

Kepulauan Sitaro zona kuning (Risiko Rendah)

Boltim zona kuning (Risiko Rendah)

Bolsel zona kuning (Risiko Rendah)

Manado zona oranye (Risiko Sedang)

Tomohon zona oranye (Risiko Sedang)

Kotamobagu zona oranye (Risiko Sedang)

Bitung zona oranye (Risiko Sedang)

(***)

Continue Reading

Headline

Diguncang Gempa M5,2, 60 Rumah di Halsel Rusak

Published

on

KlikJAKARTA – Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada Jumat (26/2/2021) pukul 18.02.32 WIB. Akibatnya, sedikitnya 60 rumah mengalami rusak ringan.

Hal itu sebagaimana menurut data sementara yang dilaporkan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat, (26/2/2021) pukul 21.23 WIB.

Dari total kerusakan rumah tersebut, Pusdalops BNPB juga melaporkan ada sebanyak 40 KK atau 80 jiwa yang terpaksa harus mengungsi ke beberapa lokasi yang masih dalam pendataan.

“Selain kerusakan rumah, gempabumi yang berpusat pada Lintang 0.54 LS dan Bujur 127.51 BT serta kedalaman 10 kilometer tersebut juga merusak beberapa bagian gedung DPRD Halmahera Selatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha,” ujar Kapusdatinmas BNPB Raditya Jati.

Menurut informasi sementara, beberapa para pasien RSUD Labuha telah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Adapun personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan juga telah mendirikan tenda darurat untuk tempat pengungsian sementara bagi para pasien.

Sebagaimana diketahui, gempabumi sempat dirasakan kuat oleh warga Desa Labuha, Kabupaten Halsel, selama kurang lebih 2-3 detik. Para warga pun berhamburan keluar rumah saat gempabumi terjadi dan saat ini listrik dipadamkan.

Adapun dalam hal ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyatakan bahwa gempabumi yang mencakup wilayah Kecamatan Bacan, Bacan Selatan, Bacan Timur, Bacan Barat, Bacan Barat Utara dan Bacan Timur Tengah tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Dalam rangka percepatan penanganan Gempabumi Halsel, BNPB segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang akan diberangkatkan pagi, Sabtu (27/2/2021),” ungkap Raditya.

Hingga saat ini BPBD Kabupaten Halsel terus melakukan koordinasi dengan lembaga dan instansi terkait dalam rangka penanganan darurat bencana gempabumi.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Headline

Partai Demokrat Sulut Minta DPP Segera Pecat Kader Pengkhianat

Published

on

Plt Ketua Partai Demokrat Sulut Mor Dominus Bastiaan

KlikSULUT – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut) meminta Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk segera memecat kader yang berkhianat kepada partai.

Permintaan tersebut disampaikan Plt Ketua Partai Demokrat Sulut Mor Dominus Bastiaan, menanggapi pemberitaan yang berkembang bahwa ada anggota partai yang tergabung dalam Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD).

“Sudah jelas dan nyata bahwa keinginan mereka adalah hanya ingin menghancurkan partai,” tegas Mor kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Menurut dia, mereka (kader berkhianat) sudah disusupi oleh oknum dari eksternal partai yang punya kepentingan agar Partai Demokrat bisa dikuasai, dan dijadikan kendaraan politik ke depan.

Apalagi, lanjut dia, sekarang ini Partai berlambang Mercy ini sedang naik ratingnya. “Dan ini menjadi tantangan bagi partai,” tegasnya.

“DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara beserta dengan seluruh DPC se-Sulawesi Utara memintakan agar supaya Ketua Umum Bapak Agus Harimurti Yudhoyono untuk mengambil tindakan tegas dengan memberikan sanksi pemecatan kepada oknum-oknum tersebut,” pintanya.

“Untuk itu sekali lagi Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat harus mengambil tindakan yang tegas demi kelangsungan dan kejayaan Partai Demokrat ke depan,” tandasnya.

(Sahril Kadir)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending