Warga Germita Harus Jadi Pelopor Perdamaian
Connect with us

Humaniora

Warga Germita Harus Jadi Pelopor Perdamaian

Published

on

KlikTALAUD – Warga Gereja Masehi Injil Talaud (Germita) harus menjadi pelopor perdamaian di hari kemenangan Umat Kristen. Hal itu dikatakan Ketua Sinode Pdt Arnold Abbas, dalam misa yang digelar di Gereja Germita Bukit Sion Essang, Kamis (10/5/2018).

 

Dikatakannya, Kamis (10/5/2018) ini, seluruh Umat Kristen di seluruh dunia merayakan kenaikan Isa Almasih. Bahkan, di Indonesia, momen ini dijadikan hari libur nasional.

 

Dalam memaknai peristiwa kenaikan Yesus Kritus, Abbas Berpesan agar Umat Kristen, khususnya Umat Germita di Kabupaten Kepulauan Talaud harus menjadi saksi yang hidup di tengah-tengah kehidupan, bermasyarakat, dan bernegara.

 

“Warga Germita bukan hanya menjadi saksi dalam menyampaikan pertobatan dan pengampunan itu sendiri, baik secara kata-kata, secara verbal, tetapi juga harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan dan perbuatan,” imbuhnya.

 

Orang nomor satu di organisasi agama terbesar di Talaud ini berharap, warga Germita selaku warga gereja harus menjadi pelopor perdamaian, menciptakan rasa persaudaraan dalam pilkada dan tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

 

Kordinator Bidang 2 BPH Sinode Germita Pnt Jekson Parapaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa kenaikan Isa Almasih adalah momentum yang tepat untuk menyampaikan bahwa Umat Kristen adalah saksi kristus di tengah dunia ini.

 

“Saya juga berharap selaku warga gereja kita harus dewasa dalam bergereja dan berjemaat, apalagi kita adalah organisasi gereja yang terbesar di Talaud, terutama dalam hal berkeluarga.

 

“Di Kabupaten Talaud khususnya warga Germita sudah ada kurang lebih 30 pasangan yang bercerai dan kebanyakan adalah ASN. kami akan mempelajari apa pokok permasalahannya,” ungkap Parapaga.

(Asrianto/Yan)

Advertisement

Trending