WAO Serahkan Krans Duka Driver Online Kepada DPRD Sulut
Connect with us

Humaniora

WAO Serahkan Krans Duka Driver Online Kepada DPRD Sulut

Published

on

Krans

KlikMANADO – Ribuan driver online yang tergabung dalam Wadah Asosiasi Online (WAO) Manado menggelar unjuk rasa di DPRD Sulut, Kamis (8/3/2018).

 

Dalam unjuk rasa tersebut Ketua WAO Christian Yokung menyerahkan krans (karangan) bunga bertuliskan ucapan duka atas pembatasan kuota taksi online kepada anggota DPRD Sulut Amir Liputo dan James Tuuk, sebagai simbol kematian driver online secara sepihak dari Dinas Perhubungan.

 

Ungkapan belasungkawa itu juga diteriakkan sejumlah driver online dalam aksi tersebut. “Sebenarnya kami membawakan krans (karangan bunga) sebagai simbolis itu menyatakan jika driver online Sulawesi Utara yang tergabung dalam Wadah Asosiasi Online Sulut ( WAO ) mengungkapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya suara dari driver online Sulawesi Utara,” ujar Christian usai memimpin aksi.

 

Hasil pantauan KlikNews, ribuan driver online memadati halaman Kantor DPRD Sulut, untuk menuntut pemerintah agar lebih memperhatikan keadaan mereka.

 

“Kami bergerak hari ini, meminta kepada pemerintah dalam hal ini dinas perhubungan agar lebih memperhatikan kami. Karena selama ini kami melihat pemerintah hanya bergerak secara sepihak dalam penentuan untuk kajian, dan hari ini kami meminta agar driver online dimasukkan dalam pergub,” tegasnya.

 

Menurut Christian, selama ini driver online tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan Pergub tersebut. “Karena itu kami datang ke dewan provinsi, untuk menyuarakan aspirasi kami, dan tadi sudah diterima lewat pak Amir Liputo”, ujarnya.

 

Dia mengungkapkan, transportasi online sudah masuk dalam program ODSK. Masyarakat pun, lanjut dia, mensupport adanya transportasi ini. “Selanjutnya intimidasi yang terjadi di Pandu kami sangat kritisi, dimanakah letak keamanan dan kenyamanan kami. Padahal kami ini legal,” jelas Christian. (Baca halaman selanjutnya)

Pages: 1 2

Advertisement

Trending