Connect with us

Tomohon

Wali Kota Eman Hadiri Sosialisasi Mekanisme PPP dan Penegakan ATR

Published

on

Mekanisme PPP

KlikTOMOHON – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak menghadiri kegiatan Sosialisasi Mekanisme PPP dan Penegakan ATR (Pengawasan, Pengendalian, Perizinan dan Penegakan Aturan Tata Ruang) yang digelar di Aula Naga Mas Tomohon, Selasa (9/10/18).

 

Wali Kota mengatakan perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan lahan, perijinan serta peningkatan peran masyarakat dalam pengendalian penataan ruang merupakan salah satu faktor yang vital untuk menjawab tantangan pengembangan Kota Tomohon dalam rangka memfasilitasi masyarakat/ investor untuk mengembangkan semua sektor penting di Kota Tomohon

 

Lanjut, menjadi suatu tantangan bagi kita semua, bahwa pengembangan suatu investasi yang akan menunjang pembangunan suatu kota / wilayah sering kali bertentangan dengan penataan ruang terkait kesesuaian pemanfaatan lahan.

 

“Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni kurangnya pengetahuan masyarakat / investor terkait lahan dan peruntukannya, kurangnya sosialisasi aparat teknis terkait dan kurangnya pengendalian aparat teknis,” ujar Walikota Eman.

 

Dikatakannya, dalam waktu yang tidak lama lagi, pemerintah kota tomohon akan menyiapkan program yang terintegritas tentang informasi penataan ruang berupa sistem informasi tata ruang Kota Tomohon, dimana masyarakat dapat melihat langsung data peruntukan lahan yang dipetakan dan kesuaian lahannya.

 

“Program ini tentunya akan sangat membantu masyarakat melihat peruntukan lahan yang dimaksud dan kesesuaian lahan secara mendetail dan akurat, sehingga bidang tanah yang dimaksud dalam gambar/ peta digital akan menunjukan peruntukan lahan tersebut” jelasnya.

Eman menjelaskan, bahwa disatu pihak, jika kebijakan-kebijakan, sosialisasi dan pengendalian yang hanya dilakukan oleh aparat teknis tentunya akan kurang berdampak positif bagi sektor penataan ruang dan secara tidak langsung tentunya akan kurang bermanfaat bagi masyarakat Kota Tomohon.

 

Keterbatasan jangkauan pelayanan aparatur teknis merupakan suatu alasan dimana informasi sering terlambat, sementara pembangunan lahan telah berjalan dan seringkali tidak sesuai dengan peruntukan lahannya sehingga dibutuhkan aparatur / masyarakat yang lebih dekat mengenai lingkupnya yaitu ditingkat kelurahan dan kecamatan.

 

Masyarakat dan pemerintah kelurahan merupakan aparat pemerintah terdekat yang akan secara langsung berhadapan dengan pengembang-pengembang yang tentunya akan sangat menentukan keberhasilan pengembangan kota tomohon khususnya bidang penataan ruang.

“Peran masyarakat dan pemerintah kelurahan dalam pengendalian penataan ruang merupakan salah satu hal pokok yang akan sangat menentukan perkembangan Kota Tomohon,” ujarnya.

 

“Lewat kegiatan ini, kami selaku pemerintah Kota Tomohon berharap agar para peserta dapat berpartisipasi aktif dalam mensosialisasikan dan menunjang kebijakan pemerintah serta terus memberikan masukan dan kontribusi positif untuk kemajuan perkembangan penataan ruang Kota Tomohon yang semakin baik kedepannya,” tandasnya.

 

Sebelumnya, mewakili Kadis, Sekdis PU dan Penataan Ruang Tomohon Drs. Gem Tangkawarouw mengatakan tujuan kegiatan ini agar supaya seluruh pemangku kepentingan tata ruang, khususnya pemerintah selaku komponen penyelenggara tata ruang terutama para aparat kecamatan dan kelurahan yang berhubungan langsung dengan masyarakat dapat memahami dengan jelas mengenai aturan tata ruang.

 

“Khususnya dalam pemanfaatan dan pengendalian tata ruang, selanjutnya dapat mensosialisasikan dan menyebarluaskan informasi tentang mekanisme pengawasan, pengendalian, perizinan dan penegakkan aturan tata ruang kepada seluruh komponen masyarakat di Kota Tomohon,” ujar Tangkawarouw.

 

Hadir dalam kegiatan ini selaku narasumber Sekretaris Daerah Ir. H.V. Lolowang, M.Sc, Asisten I Drs. O.D.S. Mandagi, Kadis Penanaman Modal & PTSP Tomohon Ir. Nova Rompas. Para kepala SKPD, para Camat dan Lurah se- Kota Tomohon. (Chichi)

Tomohon

1.300 Kasus Belum Terselesaikan, Ini Jawaban Kapolres Tomohon

Published

on

KlikTOMOHON – Sebanyak 537 kasus berhasil diselesaikan Kepolisian Resor (Polres) Tomohon, sepanjang tahun 2020.

“349 perkara damai,” beber Kepala Polres Tomohon (Kapolres) Kota Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot, dalam konferensi pers, di Aula Polres Tomohon, pada Jumat (22/1/2021).

Sayangnya, kapolres mengakui bahwa masih ada 1.300 kasus yang belum terselesaikan. “Semuanya karena kurangnya personel,” tegasnya.

Meski demikian, dia telah membentuk Tim Percepatan Perkara untuk mempercepat penanganan kasus kasus tersebut.

“Pokoknya Saya akan membuat yang terbaik guna memberikan rasa nyaman dan keadilan buat warga,” tutup orang nomor satu Polres Tomohon.

(Vikni Samadi)

Continue Reading

Tomohon

Resmi! Wongkar Gantikan Senduk di Legislatif Tomohon

Published

on

KlikTOMOHON – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tomohon mengadakan Rapat Paripurna dalam rangka pelantikan dan pengucapan sumpah Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Tomohon, untuk sisa masa jabatan 2019-2024, di Kantor DPRD Kota Tomohon, Senin (18/1/2021).

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tomohon Djemmy Sundah, didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Jhony Runtuwene, bersama Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Erens Kereh.

Pelantikan Penggantian Antar Waktu Anggota DPRD Kota Tomohon dari Caroll J A Senduk kepada Julianita S C Wongkar dilantik oleh Ketua DPRD Kota Tomohon.

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman diwakili oleh Wakil Wali kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan dalam sambutannya mengatakan, PAW anggota DPRD merupakan bagian dari dinamika keanggotaan lembaga dewan yang dapat terjadi kapan saja.

“Oleh karena itu saya mengucapkan selamat kepada saudara Julianita Sheidy Cynthia Wongkar, yang telah dilantik sebagai anggota DPRD Kota Tomohon,” ujarnya.

“Saya berharap dapat berinteraksi dengan cepat dalam tugas dan pengabdian yang terhormat ini, untuk bersama-sama meningkatkan kinerja institusi dewan, sekaligus meningkatkan kerja sama dan koordinasi dengan Pemerintah Kota Tomohon. Kami ucapkan terima kasih dan selamat kepada saudara Caroll JA Senduk, yang akan melanjutkan pengabdiannya sebagai unsur eksekutif utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kota Tomohon,” katanya.

Seiring dengan pelantikan ini, maka komposisi keanggotaan DPRD Kota Tomohon tidak hanya lengkap tetapi memiliki 40% keterwakilan gender. Karena saat ini ada delapan srikandi yang menjadi anggota dewan yang terhormat.

“Tentu ini merupakan suatu kebanggaan, kekuatan dan kepercayaan dari pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon. Selanjutnya kami mengharapkan agar berbagai keberhasilan yang telah dicapai agar tetap dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Mengingat kondisi masyarakat dan wilayah yang terus berkembang dinamis, baik secara sosial maupun ekonomi, tetapi juga menuntut pengaturan agar lebih sejahtera lahir dan batin, berdaya saing dan berkeadilan, serta tetap konsisten mengawal seluruh kebijakan dan program pembangunan yang pro rakyat,” ucap Sompotan.

“Kami mengucapkan selamat kepada saudara Julianita Sheidy Cynthia Wongkar yang telah dilantik sebagai anggota DPRD Kota Tomohon 2019-2024. Juga ucapan terimakasih dan selamat kepada saudara Caroll JA Senduk, yang telah menunaikan tugasnya dengan baik.

Di saat bersamaan, Julianita anggota DPRD yang baru dilantik mengharapkan kepada segenap anggota Dewan Terhormat untuk senantiasa menumbuhkan kembangkan semangat melayani terhadap kebutuhan jasa publik dari masyarakat, sehingga masyarakat akan melihat bahwa kepedulian anggota DPRD adalah suatu amanat yang mulia sebagai tanggung jawab dari jabatan yang diemban.

Tampak hadir Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot, Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Imanuel Richendry Hot, Ketua Bawaslu Kota Tomohon Deisy Soputan, para komisinioner KPU Tomohon Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Billy Lombok, Calon Wali kota Tomohon terpilih Caroll Joram Azarias Senduk, para anggota DPRD Kota Tomohon, rohaniwan Pdt Pauline Charly Mamuaya STh, jajaran pemerintah Kota Tomohon beserta undangan.

(Vikni Samadi)

Continue Reading

Hukrim

Anak Tikam Ayah Hebohkan Tombariri

Published

on

KlikTOMOHON, – Kepolisian Sektor (Polsek) Tombariri di bawah naungan Polres Tomohon kini di gegerkan dengan kasus percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh anaknya sendiri minggu, 25/10/2020

Korban diketahui berinisial FP (66),
Sedangkan pelaku berinisial CP (42) keduanya warga Desa Sarani Matani, Kecamatan Tombariri. Saat diwawancarai awak media kliknews, korban mengatakan, peristiwa bermula saat korban menegur tersangka yang adalah anaknya sendiri dalam keadaan mabuk dengan mengatakan, kerja kamu hanya minum minum saja. Apakah kamu tidak sayang dengan anak anakmu yang semakin hari semakin besar? Mendengar teguran itu tersangka merasa tersinggung dan langsung menuju dapur dan mengambil sebuah pisau kemudian menikam korban sebanyak 2 luka tikaman. Yang satu di dada kanan dan satu lagi di pinggang sebelah kiri. Saat korban sudah tidak berdaya, tersangka langsung melarikan diri sementara korban langsung di larikan ke puskesmas terdekat.

Kapolsek tombariri Iptu Julio Jagratara Tampoi, melalui perwira pengawas (PAWAS) Aiptu Hendra Willem membenarkan kejadian tersebut. “Untuk saat ini pelaku sementara dalam pengejaran. dan untuk korban, sudah dalam perawatan” Ucap Pawas.

(Vikni Samadi)

Continue Reading
Advertisement

Trending