Hati-Hati, Peredaran Uang Palsu di Sulut Meningkat
Connect with us

Ekobis

Hati-Hati, Peredaran Uang Palsu di Sulut Meningkat

Published

on

Uang Palsu

KlikSULUT – Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Soeko Wardojo mengingatkan warga untuk terus mengenali keaslian uang yang beredar.

 

Peringatan tersebut disampaikan Soeko setelah mengamati bahwa penyebaran uang palsu di Sulut masih sering terjadi, bahkan terhitung meningkat. Kata dia, hal itu diperoleh dari data kepolisian, pada awal tahun 2018 ini.

 

Dari data tersebut terungkap bahwa sejak awal tahun 2018 hingga saat ini, telah beredar uang palsu di Manado sebanyak 451 lembar. Di Bitung ada lima lembar, Kotamobagu dua lembar, dan Kepulauan Sangihe ada satu lembar.

 

“Mulai kami berpikir bahwa mungkin hanya bagian kecil saja yang ada di Kota Manado, dan terbawa oleh masyarakat. Mengingat banyak orang yang belum paham bagaimana cara membedakan uang palsu dan asli,” ujarnya, Selasa (22/5/2018).

 

Meski demikian, dia mengaku khawatir, jangan sampai uang palsu yang beredar ini sengaja dipromosikan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. “Itu yang harus kita waspadai,” tegasnya.

 

“Karena melihat data yang ada dari kepolisian, ternyata penyebaran uang palsu meningkat cukup signifikan. Jadi saya minta warga untuk bisa memahami dan mengerti ciri-ciri uang asli,” tandasnya.

 

(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending