Mobil Digelapkan, Fransisca Merugi Rp70 Juta
Connect with us

Hukrim

Mobil Digelapkan, Fransisca Merugi Rp70 Juta

Published

on

Penggelapan

KlikTOMOHON – Fransisca Jeanne Lala, warga Kakaskasen Satu Lingkungan VI, harus menerima kenyataan, kepercayaan yang diberikannya kepada MT alias Moris, warga Kakaskasen Dua Lingkungan VII, harus dibayar dengan dugaan penggelapan.

 

Akibatnya, Fransisca terpaksa harus melaporkan tindakan penggelapan yang diduga dilakukan Moris tersebut ke Polsek Tomohon Utara, Minggu (29/10/2017).

 

Menurut penuturan Fransisca kepada Piket Polsek Tomohon Utara, peristiwa terjadi di Kakaskasen Satu Lingkungan VIII Kecamatan Tomohon Utara, pada Jumat (8/9/2017) lalu.

 

Pada saat itu, Moris mendatangi to o Fransisca. Ketika itu, Moris menyampaikan bahwa ada orang yang mau membeli mobil Suzuki Eskudo warna Silver DB 1164 KF, milik Fransisca.

 

Sesuai penyampaian Moris, kata Fransisca, calon pembeli lelaki bernama Jhonny Bura. Selanjutnya, dia meminta STNK beserta BPKB mobil tersebut dengan alasan untuk dibawa dan diperlihatkan kepada calon pembeli.

 

Namun sebelumnya, Fransisca telah menetapkan harga mobil tersebut yaitu Rp70.000.000. “Uang hasil penjualan mobil tersebut akan segera diserahkan oleh Moris kepada saya setelah mobil tersebut terbayar,” katanya.

 

“Tapi ternyata sampai saat ini uang hasil penjualan mobil tersebut tidak pernah diserahkan oleh Moris kepada saya,” tambahnya.

 

Akibat tindakan Moris itu, Fransisca harus mengalami kerugian sebesar Rp70.000.000.

 

Kapolsek Tomohon Utara AKP Bartholomeus Dambe, lewat Kanit Reskrim, mengaku sudah menerima laporan dari piket. “Kami akan menjemput terlapor, untuk dimintai keterangan dan akan tindak lanjuti laporan tersebut,” tegasnya.

 

(Kicmy Ratag)

Advertisement

Trending