Tolak Omnibus Law, Senator Djafar Alkatiri Menyurat ke Presiden
Connect with us

Headline

Tolak Omnibus Law, Senator Djafar Alkatiri Menyurat ke Presiden

Published

on

Presiden Jokowi

KlikSULUT – Penolakan Wakil Ketua Komite I DPD RI Hi Djafar Alkatiri terkait pengesahan terhadap RUU Omnibus Law Cipta Kerja oleh DPR RI, ternyata bukan hanya isapan jempol belaka.

Bahkan, Senator dari Dapil Sulawesi Utara (Sulut) ini ternyata telah menyurat ke Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), pada Jumat (9/10/2020).

Berikut isi surat yang dilayangkan Djafar Alkatiri kepada Presiden RI Jokowi:

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dengan Hormat

Mencermati gerakan arus besar Rakyat, Buruh dan Mahasiswa terhadap penolakan atas pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, maka saya selaku Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia meminta kepada Presiden Republik Indonesia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPU) sebagai pengganti Undang-Undang Cipta Kerja. Penerbitan Perpu sebagaimana diatur dalam UUD 1945 pasal 21 ayat 1 mendesak untuk dilakukan dengan pertimbangan:

1. Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja sangat menunjukkan ketidakberpihakan kepada pekerja/buruh dan rakyat. Hal tersebut sangat jelas terutama pada bab Ketenagakerjaan.

2. Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja banyak memuat pasal bermasalah dan kontroversi karena banyak mengubah ketentuan dalam UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

3. Kedaulatan ada di tangan rakyat, maka tidak pantas jika kekuasaan memutuskan sesuatu yang berbeda dengan harapan dan keluhan rakyat serta memaksakan mengakomodir kepentingan kelompok dan segelintir pemilik modal.

4. Kita semua menaruh harapan besar kepada Negara untuk dapat berdaulat, berdiri tegak dan berintegritas serta mengutamakan kepentingan rakyat. Negara harus hadir untuk membela kepentingan warga Negara serta tidak boleh kalah oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dengan mengubah Undang-undang yang sangat merugikan rakyat terutama buruh dan pekerja.

5. Rakyat Indonesia masih berharap kepada Presiden Joko Widodo untuk dapat menggunakan Mata Hati serta melihat dengan Adil (Hitam Putih) permasalahan yang ditimbulkan oleh UU Omnibus Law Cipta Kerja, demi kepentingan rakyat dan masa depan anak bangsa.

Demiklan surat ini Saya sampaikan, semoga Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia selalu dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Berkuasa.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

(***)

Advertisement

Trending