Tokoh Masyarakat Nusa Utara Dukung VAP
Connect with us

Minut

Tokoh Masyarakat Nusa Utara Dukung VAP

Published

on

Tokoh Masyarakat Nusa Utara

KlikMINUT – Dukungan terbuka tokoh masyarakat Nusa Utara jelang pilgub (9/12/2020) mendatang semakin jelas. Hal ini didasari keinginan masyarakat Nusa Utara agar tidak hanya menjadi penonton dalam pilkada serentak maupun pembangunan Sulut nantinya.

Bukan tanpa alasan, kurangnya perhatian Pemprov Sulut dalam pembangunan infastruktur di wilayah yang berbatasan langsung dengan Filipina menjadi alasan utama sikap tersebut.

Hal tersebut diungkapkan tokoh Nusa Utara Nelson Sasauw mantan Ketua Umum Mukat (Musyawarah Masyarakat Talaud) pekan lalu dalam perbincangan dengan sejumlah wartawan biro Minut.

Menurut Sasauw, minimnya alokasi APBD provinsi setiap tahun ke-tiga daerah otonomi di Nusa Utara, menjadi salah satu variabel bahwa, keberpihakan pemerintah provinsi ke Nusa Utara masih sangat memprihatinkan. Makanya, hampir 50 tahun lebih Nusa Utara tetap menjadi salah satu daerah perbatasan yang kurang mendapat perhatian pemerintah.

“Bukan hanya dari aspek pembangunan sarana infrastrukur tetapi juga aspek pemberdayaan SDM (birokrat) di jajaran pemprov, kita dipandang sebelah mata,” beber Sasauw yang juga tokoh pendiri terbentuknya kabupaten Talaud ini.

Dirinya pun mencontohkan, salah satu bukti fisik janji pemerintah yang tidak pernah terwujud di Nusa Utara adalah, pembangunan jalan lingkar Karakelang di Talaud.

“Kemudian, lanjutan kerjasama Indonesia-Filipina dengan menghadirkan kapal super shuttle RoRo 12 milik maskapai Asian Transport Marine (ATM) yang tidak ada kelanjutannya sampai sekarang,” terang Sasauw.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending