Tiga Desa Lingkar KEK Pariwisata Likupang Pacu Pembangunan Home Stay
Connect with us

Minut

Tiga Desa Lingkar KEK Pariwisata Likupang Pacu Pembangunan Home Stay

Published

on

Hukum Tua Desa Marinsow Gabriel Tamasengge, Pnjb Hukum Tua Desa Pulisan Sjianet Markus dan Hukum Tua Desa Pulisan Nicodemus Oleh berpacu tuntaskan Home Stay. Foto : Kliknews.

KlikMINUT – Tiga Desa di Kecamatan Likupang Timur yakni Marinsow, Pulisan dan Kinunang yang berada di lingkar pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus ((KEK) Pariwisata berpacu menyelesaikan pembangunan 206 unit home stay. Home stay yang dibangun di tiga desa ini merupakan program pendukung KEK Pariwisata yang dipandu bersama kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif dan PUPR. Pembangunan Home stay ini mendapat sorotan langsung dari Menteri Pariwisata Ekonomi KKreatif Sandiaga Uno. Hal ini dtindak lanjuti dengan peninjauan langsung yang dilakukan pada Jumat dan Sabtu, (05-06/03/2021)

Tiga hukum tua lingkar KEK saat diwawancarai media ini mengaku optimis pembangunan home stay selesai tepat waktu.

“Saat ini pembangunan yang terdiri dari 61 home stay dan umpak 15 unit di desa kami telah mendekati 100 persen, nanti tarifnya sesuai petunjuk sebesar Rp 200 ribu per malam bagi wisatawan domestic dan manca Negara,” terang Gabriel Tamasengge Hukum Tua Desa Marinsow. Tamasengge juga menyebutkan ada juga 2 unit peningkatan kualitas usaha warung dan bengkel kendaraan roda dua dan empat.

Terpisah, Nicodemus Oleh, Hukum Tua Desa Kinunang mengatakan, untuk desa Kinunang pembangunan 77 buah Home Stay dan paviliun sudah mendekati 100 persen.

“Tinggal finishing saja, sehingga pada saat selesai pembangunan KEK Pariwisata home stay di desa kami sudah siap menerima tamu,” tukas Oleh yang mengangaku senang dengan kunjungan Menteri Sandiaga Uno.

Sedangkan, Sjianet Markus Pl. Hukum Tua Desa Pulisan  mengaku  pembangunan home stay sebanyak 68 unit, 73 peningkatan kualitas hunian paviliun  sedang dikerjakan.

“Beberapa unit home stay sudah selesai 100 persen, sementara untuk umpak hunian tinggal penyelesaian. Kami terus memacu pekerjaan karena pembangunan home stay ini terus dimonitor oleh pemerintah pusat dan daerah,” tukas Plt. Hukum Tua Sjianet Markus M.Pd.(Rubby Worek)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending