Tamiya Bakal Populer Lagi Mulai Tahun Ini
Connect with us

Nasional

Permainan Mini 4WD Akan Kembali Marak, Ini Dia Buktinya

Published

on

KlikMANADO – Masihkah anda ingat dengan permainan Mini 4WD atau lebih populer dengan sebutan Tamiya?

Permainan ini mulai populer di Indonesia sekitar awal tahun 90-an, dan jadi sangat booming ketika film anime Let’s and Go tayang di salah satu stasiun TV swasta Indonesia.

 

Kala itu, hampir semua pedagang mainan menjajakan Mini 4WD dengan berbagai jenis dan merek dagang. Mulai dari merek murah dengan kualitas plastik hingga merek mahal berkualitas platik berkualitas dan kokoh.

 

Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berlomba-lomba untuk membeli permainan yang satu ini. Tempat perlombaan Tamiya pun hampir ada di seluruh penjuru tanah air.

 

Menariknya, pada tahun 2017 ini, permainan Mini 4WD atau populer dengan sebutan Tamiya tampaknya akan kembali marak. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya lomba Tamiya terbesar yang diselenggarakan pada tanggal 15, 16,dan 17 September kemarin, dengan tajuk STB+ Tour National Championship.

 

Menurut panitia, Bachtera Purnama Siregar, Manado merupakan kota kelima penyelenggaraan event ini setelah beberapa kota besar yang sudah lebih dulu menggelarnya.

 

“Sebelum Manado, ada Bandung, Yogyakarta, Banjarmasin, dan Palembang yang lebih dahulu menggelar event besar ini,” ucap purnama.

 

Lanjut Bachtera, selama tiga hari pelaksanaan event tersebut, ada puluhan tim dari berbagai kota di Indonesia yang ikut memperebutkan hadiah ratusan juta.

 

“Selama tiga hari ini, puluhan tim dari berbagai kota di Indonesia berlomba untuk menjadi yang terbaik, karena hadiah yang ada sangat besar,” tutur purnama.

 

Purnama berharap, penyelenggaraan lomba Tamiya di Kota Manado dapat menghidupkan lagi para pencinta Tamiya. Apalagi permainan ini pernah popular di tahun 90-an.

 

“Sangat berterimakasih berkat dukungan dan sponsor yang ada, terlebih komunitas Racer Tamiya Manado, Smile Pineleng Speed Manado dan tentunya RS Tamiya Jakarta, sehingga usai event ini permainan ini bisa tambah populer lagi seperti pada masa era kejayaannya dulu,” tutup Purnama.

 

Berikut ini daftar para pemenang dalam event tersebut:

 

Juara 1 dari DJR Jakarta dengan hadiah uang tunai sebesar Rp14.000.000

 

Juara 2 dari DRT Makasar dengan hadiah uang tunai sebesar Rp10.000.000

 

Juara 3 dari RPS Manado dengan hadiah uang tunai sebesar Rp8.000.000

 

Juara 4 dari DJR Jakarta dengan hadiah uang tunai sebesar Rp6.000.000

 

Juara 5 dari SMR Bandung dengan hadiah uang tunai sebesar Rp5.000.000

 

Juara 6 dari SMR Bandung dengan hadiah uang tunai sebesar Rp4.000.000

 

Sementara itu untuk tim terbaik jatuh kepada BTO Bagong dari Makasar yang mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp2.000.000, sedangkan juara dua jatuh kepada BTO Kapten yang berasal dari Makasar dan mendapatkan hadiah sebesar Rp1.000.000.

 

(Tim)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending