WAO Kecam Hadirnya Spanduk Larangan Taksi Online
Connect with us

Ekobis

WAO Kecam Hadirnya Spanduk Larangan Taksi Online

Published

on

Spanduk

KlikMANADO – Beberapa hari terakhir ini pengguna media sosial di Manado kembali dihebohkan dengan beredarnya foto yang memuat spanduk-spanduk yang bertuliskan larangan bagi taksi online untuk mengangkut penumpang di daerah tertentu.

Salah satu di antaranya diketahui berada di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, tepatnya di area Kampus Stikes Muhammadiyah Manado. Spanduk tersebut bertuliskan “Dilarang taksi online untuk menurunkan dan menaikan penumpang”.

 

Ketua Wadah Asosiasi Online (WAO) Sulut Christian Yokung menolak dan memberi peringatan keras bagi oknum yang memasang spanduk tersebut. Apalagi, kata dia, isinya bersifat provokatif dan intimidasi.

 

Spanduk

(Foto: Facebook)

 

“Indonesia adalah negara hukum. Jadi kami driver online itu layak dan legal. Karena sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 108. Apalagi sekarang lagi dipersiapkan untuk ke peraturan gubernur (Pergub), bahwa tidak ada pelarangan untuk aplikasi online,” tegas Christian.

 

“Masyarakat Sulawesi Utara khususnya Kota Manado berhak untuk mendapatkan pelayanan aplikasi online, apalagi dalam hal ini adalah transportasi,” tegasnya.

 

Dengan adanya spanduk bernada provokatif itu, lanjut dia, tentu saja ada masyarakat yang merasa tidak nyaman. Elma, mahasiswa di salah satu unversitas ternama di Manado, menyesalkan tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.

 

“Menurut saya ini kurang baik, dan tidak etis untuk membatasi rezeki orang lain. Kalau memang mereka tidak bisa terima, setidaknya mereka bikin inovasi baru, agar penumpang bisa memilih mereka,” ujar Elma saat dihubungi via telpon.

 

“Yang namanya rezeki, sudah ada yang mengatur, jadi tinggal bagaimana kita yang cari, bukan melarang orang lain untuk mencari nafkah,” tambahnya.

 

“Yang pasti dengan kehadiran transportasi online, saya lebih gampang untuk beraktivitas, serta bisa menghemat waktu untuk bisa berangkat ke kampus”, kuncinya.

 

(Rifa Datunugu)

 

[irp posts=”5271″ name=”8 Ketua DPC Hanura di Sulut Dicopot Kubu OSO”]

Advertisement

Trending