Soal Permohonan Keringanan Kredit ASN dan Anggota DPRD, Ini Jawaban Dirut Bank Sulutgo
Connect with us

Ekobis

Soal Permohonan Keringanan Kredit ASN dan Anggota DPRD, Ini Jawaban Dirut Bank Sulutgo

Published

on

KlikSULUT – Direktur Utama Bank Sulutgo Jefry Dendeng akhirnya memberikan jawaban atas permohonan penangguhan pelunasan pinjaman bagi ASN dan anggota DPRD, akibat wabah virus corona (Covid-19), yang diajukan sejumlah kepala daerah.

Kepada sejumlah wartawan, Dendeng menegaskan bahwa permohonan tersebut tidak dapat diiyakan oleh Bank Sulutgo. “Meski kami telah berupaya mencari jalan keluar terbaik,” ujarnya, usai Rapat Pembahasan dengan Pansus LKPJ.

“Penundaan bagi ASN tidak diatur dalam aturan POJK (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan) dan telah disampaikan langsung oleh OJK Pusat dan Daerah. Tidak ada payung hukum untuk melakukan itu,” jelas Dendeng.

Dendeng menambahkan, Bank Sulutgo akan mengalami kerugian besar jika memenuhi permohonan penangguhan pembayaran pinjaman itu. “Simulasi kami, Bank Sulutgo akan mengalami kerugian ratusan miliar. Berdampak dan terancam merugi,” tegas Dendeng.

“Saat merugi, banyak nasabah akan menarik dananya di Bank Sulutgo. Sulit mencari nasabah yang mau taruh dananya di bank yang sudah merugi,” pungkas Dendeng.

Sekadar informasi, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Sulutgo terdiri dari 75 persen Dana Masyarakat dan 25 persen Dana Pemda.

(Achmad Husain)

Advertisement

Trending