Polres Minahasa Terapkan Sistem Tilang Online
Connect with us

Hukrim

Polres Minahasa Terapkan Sistem Tilang Online

Published

on

Sistem Tilang Online

KlikMINAHASA – Untuk mempermudah kinerja aparat Satuan Lalulintas (Satlantas) di lapangan, Polres Minahasa ternyata telah menerapkan sistem tilang online bagi pelanggar lalulintas kendaraan roda empat maupun roda dua.

 

Kasat Lantas Polres Minahasa AKP Rudi Repi mengungkapkan penerapan sistem tilang online merupakan instruksi Mabes Polri terhadap seluruh Polres untuk meminimalisasi terjadinya lakalantas sekaligus mengefektifkan tugas aparat Satlantas termasuk Polres Minahasa.

 

Repi menjelaskan, sistem tilang online sudah diberlakukan mulai dari Mabes Polri, diikuti Polda Metro Jaya. Sedangkan Polda Sulut dan Polres Minahasa menyesuaikan sesuai program yang sementara berjalan.

 

“Tilang online diberlakukan ketika pengendara terlibat pelanggaran tertib berlalulintas, data tilang kami transfer secara online menggunakan sistem elektronik,” terang Repi.

 

Dengan demikian, ungkapnya, ketika pengendara ditilang, masyarakat dapat mengetahui kategori jenis pelanggaran, pasal yang dilanggar, hingga besarnya denda, lantaran sistem muncul dengan sendirinya.

 

“Biaya tilang prosesnya sama turut ditransfer lewat rekening bank atau silakan bayar langsung ke pengadilan. Nominal denda pun sudah tertera,” tegasnya.

 

Saat dikonfirmasi apakah sejauh ini aturan yang di terapkan sudah berjalan mulus atau masih mengalami kendala, perwira low profil ini mengaku, masih banyak warga belum mengetahui persis aturan yang sudah berlaku.

 

“Imbasnya banyak masyarakat katakan sistem tilang berjalan secara manual, makanya mereka bolak-balik mendatangi kantor polisi lantaran sudah ditilang,” imbuhnya.

 

Padahal, lanjut dia, selama ini tilang online sudah berjalan cukup maksimal. Cuma sosialisasi saja yang perlu ditingkatkan. “Sehingga masyarakat lebih paham dan penindakan di jalan tetap kami lakukan sesuai apa yang diharapkan,” terangnya.

 

“Bagi pelanggar lalulintas proses administrasi dicatat dalam buku yang kami transfer langsung ke blangko tilang. Ketika terkena tilang, data kami masukan ke perangkat elektronik yang format sudah tersedia, makanya semua data muncul termasuk nilai denda, nama dan identitas bersangkutan,” tambahnya.

 

Dia menambahkan, pihaknya sudah dipanggil Polda Sulut guna mempraktekkan sistem tilang online. Oleh sebab itu, sistem tilang online sudah berlaku. “Kecuali masih ada Polres yang gunakan sistem jaringan lemah hingga berdampak terjadinya kendala,” ungkapnya.

 

“Termasuk kami Polres Minahasa, andaikan jaringan lemah bahkan ada sedikit gangguan efeknya pasti mengalami hambatan, tapi bersyukur untuk saat ini belum pernah kami alami,” tandasnya.

 

(Rijef)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending