Connect with us

Ekobis

Si Jago Merah Mengamuk di Pasar Tondano

Published

on

KlikMINAHASA – Sedikitnya tiga kios yang berada di Pasar Atas Tondano Kabupaten Minahasa dilahap si jago merah, Minggu (3/2/2019) kemarin, sekira pukul 2.30 wita.

Sebagaimana keterangan saksi mata Arsyad, kejadian bermula saat dirinya sedang tidur. Dia mengaku tiba-tiba terbangun karena mendengar suara-suara dari belakang.


“Seperti ada orang yang membongkar kios. Namun ketika mencari sumber suara dimaksud, saya melihat bahwa sudah ada nyala api mulai dari antara kios saya dan kios milik Saudara Sudirman Djafar,” bebernya.


Melihat kejadian itu, dia mengaku langsung berusaha memadamkan api. Sayang api tersebut semakin membesar. “Sayasegera berlari keluar sambil berteriak meminta tolong,” ungkapnya.


“Ketika mendengar teriakan minta tolong, sejumlah warga serta anggota Polsek Tondano Aiptu A Kapele dan Brigadir Rivo Sakul segera mendatangi lokasi kebakaran,” katanya.


Sementara itu, Aiptu A Kapele dan Brigadir Rivo Sakul mengatakan, setelah melihat api semakin membesar, mereka pun segera menghubungi SPKT Polres Minahasa dan menghubungi Pemadam Kebakaran Minahasa.


Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian materil diperkirakan kurang lebih Rp1 miliar. Sementara itu, Polres Minahasa saat ini sedang mendalami kasus kebakaran tersebut.


Sekadar informasi, kebakaran itu menghanguskan tiga kios yakni kios milik Keluarga Sumendap- Mandolang yang disewakan kepada Arsyad, kios milik Mardimin, dan kios milik H Amran yang disewakan kepada Sudirman Djafar.


(Raynold Loing)

Ekobis

Buka Puasa Bersama, KPS Jago Kaji Koperasi dan Ekonomi Umat Bersama Aktivis Muslim

Published

on

KlikMANADO – Koperasi Pemasaran Sahabat (KPS) Jawa Gorontalo (Jago) menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama, di Cafe Pondol Manado, pada Sabtu (8/5/2021).

Kegiatan ini juga dirangkaikan diskusi bertema “Quo Vadis Ekonomi Umat di Tengah Pandemi Covid-19”, dengan Anggota DPRD Sulut Hilman Idrus Abubakar, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Sulut Roy Sendow, dan Ketua El Perisai Sulut Muhammad Nur Andi Bongkang sebagai pembicara.

Menurut Ketua KPS Jago Noho Poiyo, kegiatan ini merupakan salah satu agenda koperasi yang dipimpinnya untuk tidak hanya sekadar melakukan usaha ekonomi saja, melainkan juga aktif mengkaji berbagai persoalan ekonomi.

“Jadi tidak hanya sekadar silaturahmi biasa saja di antara pengurus KPS Jago dan aktivis serta masyarakat saja,” ujar Poiyo.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Sulut Roy Sendow mengungkapkan bahwa sekarang ini banyak bantuan yang diberikan kepada koperasi yang notabene sudah berbadan hukum.

Dia juga membeberkan sejumlah bantuan yang disiapkan Kementerian Koperasi. Di antaranya dengan adanya Lembaga Penjamin Dana Bergulir.

Meski demikian, dia berharap koperasi yang akan dibangun bisa berbeda dari biasanya. “Harus ada inovasi dan sesuai dengan kondisi yang ada sekarang,” ungkapnya.

Adapun Anggota DPRD Sulut Hilman Idrus Abubakar mengajak aktivis untuk bisa mengkaji pengoperasian UMKM, yang menyumbang PAD cukup besar.

“Kajian ini penting di tengah pandemi Covid-19. Karena perekonomian masyarakat harus terus berjalan maksimal,” sambungnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, para aktivis muslim Sulut, Ketua Asosiasi Pertukangan Indonesia Sulut Rommy, Staf Khusus Gubernur dr Makmun Djaafara, dan para pengurus KPS Jago.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Ekobis

Bandara Sam Ratulangi Perkenalkan Pasar Digital

Published

on

KlikSULUT – PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Manado terus mendukung dan mewadahi UMKM agar makin mudah dijangkau secara digital.

Buktinya, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Manado kembali mengadakan sosialisasi pengenalan platform digital, website Pasar Digital (PaDi), pada Rabu (5/5/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Piere Tendean Kantor PT Angkasa Pura I (Persero) Manado ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibllity (CSR), yang bertujuan memperkenalkan proses pendaftaran pada website PaDi serta cara penggunaannya kepada pelaku UMKM.

PaDi UMKM merupakan platform yang dibentuk untuk mempertemukan BUMN dan UMKM, dengan harapan dapat mengoptimalkan, mempercepat serta mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM.

Dengan diadakannya sosialisasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat kepada pelaku UMKM dalam meningkatkan penjualan, khususnya pada masa pandemi saat ini.

Hal ini juga, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 17 di bidang kemitraan, guna menguatkan ukuran implementasi dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan yang berkelanjutan, serta SDGs nomor 9 di bidang industri, inovasi dan infrastruktur dalam meningkatkan akses industri dan perusahaan skala kecil.

Stakeholder Relation Manager Yanti Pramono berharap, sebanyak 12 pelaku UMKM yang hadir dalam sosialiasi dapat memanfaatkan platform Pasar Digital (PaDi) UMKM ini.

“Dalam website ini konsumen atau pelanggan cenderung akan direkomendasikan pada lokasi atau jarak tempat tinggal yang sesuai dengan pelaku UMKM,” ujarnya.

“Diharapkan juga Pasar Digital (UMKM) ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk pengembangan usaha masing-masing dan tidak perlu takut untuk bersaing dengan harga barang ataupun jasa,” sambungnya.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Ekobis

Pemuda Muslimin Manado Bahas Literasi Ekonomi Umat

Published

on

Ekonomi Umat
Para pembicara. (Sumber Foto: KlikNews)

KlikSULUT – Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Kota Manado menggelar Diskusi dan Buka Puasa Bersama (Bukber) di Kantor DPD RI Sulawesi Utara, pada Minggu (2/5/2021).

Kegiatan bertema Shaum dan Literasi Ekonomi Umat tersebut melibatkan senator DPD RI Hi Djafar Alkatiri, Ketua Baznas Sulut Hi Abid Takalamingan, dan budayawan Reiner Ointoe sebagai pembicara.

Dalam kesempatan tersebut, Hi Djafar Alkatiri membeberkan bahwa sebenarnya infrastruktur ekonomi umat di Indonesia terhitung cukup banyak.

Salah satunya adalah Bank Syariah Indonesia (BSI), yang dinilainya memiliki kekuatan modal besar. Selain itu, ada juga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Meski demikian, dia mengungkapkan bahwa literasi ekonomi umat masih sedikit. Sehingga pengetahuan dan pemahaman masyarakat muslim perlu ditingkatkan.

Adapun Hi Abid Takalamingan menyinggung potensi ekonomi umat. Menurut dia, ekonomi umat seharusnya bisa membantu negara untuk semakin maju.

Dia pun mencontohkan kondisi perekonomian Madinah saat masa kenabian. “Begitu pun pada masa kekhalifahan, hingga masa Ottoman, yang notabene menggunakan sistem ekonomi keumatan,” terangnya.

Reiner Ointoe juga menegaskan bahwa selain literasi, masyarakat muslim harus menekankan persoalan integritas. “Sehingga pengaplikasiannya bisa berjalan sebagaimana seharusnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Muslimin Indonesia Kota Manado Hadi Prestasi mengungkapkan, kegiatan diskusi dan bukber literasi ekonomi umat ini adalah salah satu program dalam mengisi bulan suci Ramadan 1442 H.

“Pembahasan ini, menurut kami, sangat penting di era pandemi Covid-19 yang saat ini cukup menyulitkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Dia berharap, kegiatan ini bisa berlanjut secara intens, sehingga mampu diaplikasikan secara baik dan seharusnya.

(Sahril Kadir)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending