Masih Sakti, KPK Imbau Setya Novanto Menyerahkan Diri
Connect with us

Headline

Masih Sakti, KPK Imbau Setya Novanto Menyerahkan Diri

Published

on

Setya Novanto

KlikJAKARTA – Entah apa sebenarnya yang menjadi target tim penyidik KPK saat datang ke rumah tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto, Rabu (15/11/2017) hingga Kamis (16/11/2017) dini hari.

 

Namun yang pasti, mereka sepertinya gagal bertemu atau tidak berhasil menjemput paksa Ketua DPR RI itu. Padahal, diperkirakan tim KPK berada di rumah tersebut selama lima jam. Mereka hanya membawa banyak koper, pukul 02.35 WIB dini hari.

 

Setelah lima jam berlalu, akhirnya penyidik KPK keluar dari rumah Ketua DPR Setya Novanto. Tapi mereka membawa banyak koper, tanpa memberikan statement sedikitpun kepada wartawan.

 

Setidaknya ada empat koper yang terpantau dijinjing dan ada yang ditarik tim KPK. Mereka kemudian masuk ke lebih dari 10 mobil dan meninggalkan lokasi.

 

Ternyata, sebagaimana dikutip dari Detikcom, tim penyidik KPK tersebar di beberapa titik untuk mencari Setnov. Hal itu diakui Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

 

Surat perintah penangkapan untuk Novanto telah diterbitkan setelah Setnov ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP untuk kedua kalinya pada 10 November lalu.

 

Febri mengatakan, KPK mengimbau Setya Novanto untuk menyerahkan diri. “Secara persuasif kami himbau SN dapat menyerahkan diri,” katanya.

 

Dia mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolri, Kakor Brimob dan pihak keamanan. “Kita akan tetap mencari SN. Kalau tidak ditemukan, maka kita akan minta Polri terbitkan Surat DPO, karena semua orang sama di mata hukum,” tegasnya, dikutip dari Gonews.co.

 

[irp posts=”3459″ name=”Aparat Tangkap Simpatisan ISIS di Sulut”]

 

Sementara itu, kegagalan KPK menangkap Setya Novanto di rumahnya mendapat tanggapan warganet. Mereka menyemangati penegak hukum ini agar tidak kendor menyelesaikan kasus korupsi di negara ini.

https://twitter.com/ticiltika/status/930891438233092098

 

(Tim)

Advertisement

Trending