Connect with us

Talaud

Setahun Kepemimpinan E2L-Moktar, Jeti Pulu Ajak Warga Terus Dukung Pemerintah

Published

on

Jeti Pulu
Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Jeti Pulu.

KlikTALAUD – Kepemimpinan Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut dan Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga (E2L-Moktar) genap berusia setahun, pada Jumat (26/2/2021).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Talaud pun melaksanakan ibadah syukur, yang dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Jeti Pulu, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kepulauan Talaud.

Pada kesempatan tersebut, Jeti Pulu yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut berharap, ibadah syukur ini akan mendorong segenap jajaran Pemkab dan warga Talaud untuk berkarya dan berbuat yang terbaik pada tahun-tahun mendatang.

Jeti juga mengatakan, masyarakat patut berbangga dan bersukacita atas pencapaian Pemkab Talaud di bawah kepemimpinan E2L-Moktar selang setahun ini.

“Namun harus disadari bahwa perjalanan pembangunan daerah masih panjang dan senantiasa diwarnai dinamika peluang dan tantangan, terlebih dengan kehadiran Covid-19 yang masih diupayakan penanganannya,” jelasnya.

Suasana. (Sumber Foto: KlikNews)

Makanya, dia mengajak seluruh stakeholders pembangunan dan masyarakat Talaud untuk terus bersinergi, dengan memberikan dukungan dan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

“Sekaligus menopang Sulawesi Utara agar terus maju dan sejahtera, sebagai pintu gerbang Indonesia ke Asia Pasifik,” pungkasnya.

Sekadar informasi, kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemkab dan Forkopimda Talaud.

(Adi)

Talaud

Pimpin Raker Reposisi STIK Rajawali, E2L Ungkap Hal Ini

Published

on

Suasana raker. (Sumber Foto: KlikNews)

KlikTALAUD – Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut (E2L) memimpin rapat kerja reposisi bersama Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIK) Beo, di Aula BKD Talaud, Senin (1/3/2021).

Menurut E2L, rapat kerja reposisi STIK Rajawali ini merupakan bagian dari upaya membangun kualitas dan kompetensi Kabupaten Kepulauan Talaud dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 dan society 5.0.

“Jadi ini untuk memantapkan kurikulum agar supaya mereka yang sekolah di STIK Rajawali akan menghasilkan tenaga-tenaga yang menguasai informasi Pemerintahan,” ujar E2L.

Dia menambahkan, pemerintah akan memberikan dukungan penuh dalam memfasilitasi STIK Rajawali, untuk kemajuan putra-putri daerah yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Rajawali Beo Sarnes Lilian Ijong mengungkapkan, pihaknya berusaha membangun sinergitas antara yayasan dan STIK Rajawali dan pihak pengelola.

“Sehingga dapat membangun kehidupan kampus yang memang membawa harapan bagi masyarakat, terutama masa depan putra putri daerah Kabupaten Kepulauan Talaud dan ke depannya STIK ini akan diperjuangkan demi menjadi sumber industri manusia untuk menghadapi era revolusi dan industri,” tutupnya.

(Adi)

Continue Reading

Talaud

Setahun Nakhodai Talaud, E2L: Terima Kasih Warga

Published

on

Suasana. (Sumber Foto: KlikNews)

KlikTALAUD – Acara adat Manuru u’Tonna dalam rangka perayaan setahun kepemimpinan Bupati Talaud Elly Lasut (E2L) dan Wakil Bupati Moktar Parapaga, digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (26/2/2021).

Acara ini dihadiri Bupati Elly Lasut dan Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga, bersama unsur Forkopimda dan para kepala perangkat daerah, staf khusus, serta Ketua-ketua Adat yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Dalam sambutannya, Bupati E2L berterima kasih kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Talaud yang telah men-support, mendukung dan mendoakan dia dan wakil bupati, dalam masa satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud.

“Saya bersyukur atas kasih dan Rahmat Tuhan yang telah memberikan nafas kehidupan, dan atas kepercayaan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, saya dan Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga berterimakasih,” ujarnya.

Dia dan Parapaga berharap terus mendapatkan support masyarakat untuk pembangunan-pembangunan yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Acara tersebut dibuka Ketua Dewan Adat Arvan Bawangun, dilanjutkan Ibadah yang dipimpin Ketua Sinode GERMITA  Pdt. Dr. AA ABAS M,Teol dengan tema “Tuhan Adalah Sumber Kesembuhan.

Adapun sub tema adalah “SU ALAMATTU, MAWU TIMU PARRAWA IPAELLLE SU SAGA TAMABELENG AMBUIRILLI DUDANDIAPE YAPA UNO SU HARRODO TAMABALI” yang artinya dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa Prodisa jauh dari Malapetaka, Badai Pasti Berlalu.

Turut meramaikan acara tersebut tarian adat dari sanggar Maadat’ta Sansiote sampate-pate Tamaronggec’ca bersama paduan suara Pemkab Talaud.

(Adi)

Continue Reading

Talaud

Ketua HNSI Talaud: Nelayan Butuh SPBN

Published

on

Ketua HNSI Talaud Yan Bawiling. (Sumber Foto: Istimewa)

KlikTALAUD – Harga ikan di Kabupaten Kepulauan Talaud mengalami kenaikan. Diduga hal ini disebabkan kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda perairan Talaud, belakangan ini.

Cuaca ekstrem tersebut membuat pasokan ikan di tengah masyarakat berkurang, sehingga berdampak naiknya harga ikan yang dikonsumsi.

Meski demikian, menurut Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Talaud Yan Bawiling, ada faktor lain yang menyebabkan pasokan ikan berkurang.

“Salah satunya adalah kurangnya fasilitas nelayan seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN),” ujar Bawiling kepada KlikNews, Rabu (24/2/2021).

Kata Bawiling, fasilitas SPBN belum optimal diberlakukan sehingga para nelayan di Talaud merasa dirugikan.

“Sampai sekarang banyak nelayan yang ingin menangkap ikan di laut terkendala akibat mahalnya bahan bakar, sehingga harga ikan di lapangan pun kadang menggunakan standar harga bahan bakar yang didapat dari industri, baik para agent BBM dan pengecer,” terangnya.

“Akibat kurangnya nelayan dalam mencari ikan terjadi pasokan ikan sedikit sehingga terjadi hukum alam antara produsen dan konsumen di tengah masyarakat, ‘Pasokan Ikan Sedikit Penggemar makan ikan (masyarakat) begitu banyak. Sudah tentu harga jadi mahal,” sambungnya.

Hal ini, lanjut dia, perlu dicarikan solusi oleh pengambil kebijakan, yakni pemerintah daerah ataupun pihak terkait. “Untuk menentukan ketersedian SPBN di setiap wilayah atau pulau sehingga nasib para nelayan bisa dijaminkan. Karena jika nelayan sejahtera pasti daerah maju, Negara kuat,” pungkasnya.

(Adi)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending