Sepekan Operasi Yustisi, 473 Warga Manado Terjaring
Connect with us

Hukrim

Sepekan Operasi Yustisi, 473 Warga Manado Terjaring

Published

on

KlikMANADO – Operasi Yustisi dalam rangka memperketat pelaksanaan protokol kesehatan terus dilakukan tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol-PP Kota Manado.

Bahkan terhitung sejak dilaksanakan pekan lalu, Operasi Yustisi telah berhasil menjaring 473 warga yang melanggar protokol kesehatan.

Kasatpol-PP Manado Yohanes Waworuntu mengatakan, angka warga yang terjaring perharinya selama sepekan sejak awal pelaksanaan operasi masih fluktuatif.

Namun dia menilai angka yang ada masih terhitung wajar dan dimaklumi. “Operasi untuk pekan pertama dan kedua bisa tinggi, tapi hal itu wajar,” ungkap Waworuntu, Selasa (22/9/2020) kemarin.

Dia berharap, grafik angka pelanggaran nantinya bisa hiperbol. “Dari 0, 5, 10, 25, 50, 75, dan seterusnya, pada suatu titik puncak, kemudian akan berangsur menurun karena masing-masing warga sudah mulai sadar akan pentingnya protokol kesehatan,” terangnya.

Dia juga menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih menerapkan pemberian sanksi sosial, sementara sanksi denda belum diterapkan.

“Hal ini dengan memaklumi dan menyadari di era pandemi Covid-19 ini perekonomian sedang anjlok, degradasi, sehingga akan sangat menyulitkan warga bila sanksi yang dikenakan dalam bentuk denda,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut dia, penerapan sanksi denda bisa dilakukan ke depan. “Ke depannya tidak tertutup kemungkinan bila seorang warga melakukan pelanggaran berulang, dapat disanksi denda,” pungkasnya.

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending