Seorang Pria Meninggal Saat Bawakan Sambutan Pesta Pernikahan
Connect with us

Tomohon

Seorang Pria Meninggal Saat Bawakan Sambutan Pesta Pernikahan

Published

on

KlikTOMOHON – Wilayah Kepolisian Sektor Tombariri, tepatnya di salah satu resort yang berada di desa Mokupa, dihebohkan dengan meninggalnya salah satu perwakilan keluarga saat sedang membawakan sambutan pada pesta pernikahan, Sabtu (19/8/2021).

Kejadian bermula pukul 18.40 waktu setempat. Ketika itu, korban sedang membawakan sambutan mewakili pihak keluarga mempelai wanita. Saat itu, korban langsung pingsan tanpa tahu penyebabnya.

Pihak keluarga dan pihak resort langsung berupaya memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke rumah sakit.

Namun sayang, dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban menghembuskan nafas terakhir. Korban diketahui berinisial (FW), warga desa Lemoh Barat kecamatan Tombariri Timur.

Kapolsek Tombariri Iptu Julio Jagratara Lempow saat dikonfirmasikan via WhatsApp membenarkan peristiwa tersebut. Kata Iptu Julio, almarhum sudah dipulangkan ke rumah duka.

Sesuai Surat Edaran Bupati Minahasa selama PPKM level 4 di kabupaten Minahasa hingga 31 Agustus 2021. Untuk pelaksanaan pesta pernikahan ditiadakan selama PPKM level 4 untuk mencegah penyebaran covid-19.

Ditambahkannya, untuk kegiatan pesta pernikahan yang berlangsung di Tasik Ria Resort sudah dibubarkan oleh personel Polsek Tombariri dan Koramil Tombariri karena melanggar aturan PPKM Level 4.

“Untuk pesta pernikahan ini tidak ada ijin dari Polsek Tombariri. Dan untuk penanggung jawab dalam hal ini pihak Tasik Ria Resort kami sudah memanggilnya untuk dimintai keterangan,” terangnya.

“Untuk sanksinya mengenai pelanggaran PPKM level 4 ini sudah diatur dalam beberapa undang-undang. Kita tunggu saja hasilnya, karena saat ini kami telah melaporkan ke Pimpinan atas,” ucap Kapolsek.

Sementara itu General Manager Tasik Ria Resort Hartini Mocthar saat diwawancara mengatakan, ini merupakan musibah yang tak terduga.

“Dan untuk kegiatan tersebut kami telah semaksimal mungkin untuk melakukannya sesuai protap covid. Dan untuk perpanjangan masa PPKM, kami tahu hanya sampai 18 Agustus kemarin,” tutup Hartini.

(Vikni Samadi)

Advertisement

Trending