Senator Jafar Alkatiri Apresiasi Langkah Tegas Kapolda Berantas PETI

Senator Jafar Alkatiri Apresiasi Langkah Tegas Kapolda Berantas PETI
Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa saat berdiskusi dengan Anggota DPD RI Jafar Alkatiri. (Sumber: istimewa)

KlikJAKARTA – Sikap tegas Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Royke Lumowa yang menutup Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) mendapat apresiasi Anggota DPD RI asal Sulawesi Utara Jafar Alkatiri.

Menurut Jafar, langkah tegas Kapolda yang baru ini membuat tambang ilegal di Sulawesi Utara berhenti beroperasi. “Ini bukti bahwa Kapolda tegas. Sekarang sudah ditutup, tanpa embel-embel, tanpa dibawa ke rapat. Sampai sekarang pun masih tutup,” kata Jafar, beberapa waktu lalu.

“Ini bagus, tidak ada negosiasi, langsung ditutup. Tidak banyak kompromi, tutup di tempat. Beliau tidak lagi menunggu segala macam rapat dan diskusi. Prinsipnya sederhana kalian punya izin silakan dibuka,” ungkap Jafar.

Selanjutnya, dia meminta Pemerintah Daerah untuk membuat secara jelas peta wilayah yang diperbolehkan untuk pertambangan. “Pemerintah harus membuatnya dalam Peraturan Daerah,” tegasnya.

“Dalam penetapan wilayah tersebut, Pemerintah perlu juga memperhatikan kepentingan masyarakat biasa yang mungkin sudah turun temurun hidupnya dari pertambangan. Beri mereka juga ruang untuk berusaha,” ujarnya.

Pemerintah Daerah juga, menurut Wakil Ketua Komite I DPD RI ini, perlu mengatur dan membina masyarakat tentang bagaimana menambang yang baik dan benar. “Kalau di wilayah yang diusahakan oleh perusahaan, harus jelas bagaimana proses perizinannya. Semuanya harus jelas agar tidak ada lagi aktivitas pertambangan yang ilegal,” terangnya.

(Sumber: istimewa)

Sebagaimana diketahui, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Royke Lumowa bersama tim melakukan penertiban atas kegiatan PETI di beberapa wilayah di Sulawesi Utara. Salah satunya di Potolo, Desa Tanoyan Selatan, Kecamaran Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Ketegasan ini telah mendapat dukungan dari Koordinator Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Utara Theodoron Berenc Victor Runtuwene. Apalagi, kehadiran tambang ilegal di Sulawesi Utara khususnya di Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Minahasa Tenggara sudah sangat meresahkan.

Baca Juga :  4 Gadis Kedapatan Pesta Ehabon di Hutan Kota Talete

“Terutama di Bolaang Mongondow yang sempat menjadi perhatian nasional karena ada kecelakaan yang menyebabkan sejumlah penambang meninggal dunia,” tandasnya.

(Sahril Kadir)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply