Ayo Lihat Lagi Sejarah Tragedi 9/11, 15 Tahun Lalu
Connect with us

Catatan Publik

Melihat Lagi Tragedi 9/11 Lima Belas Tahun Lalu

Published

on

9/11

KlikJAKARTA – Serangan 11 September di New York City atau yang lebih dikenal sebagai 9/11 adalah serangkaian aksi serangan bunuh diri. Diketahui pelakunya berasal dari kelompok militan Islam, Al-Qaeda, yang membajak empat pesawat jet penumpang, dan menjadi tragedi yang tak bisa dilupakan.

 

Para pembajak tersebut kemudian menabrakkan dua pesawat ke menara kembar World Trade Center, dalam waktu kurang dari dua jam kedua menara tersebut runtuh. sedangkan pesawat ketiga menabrak pentagon di Arligton, Virginia, dan pesawat keempat yang memiliki target asli di Washington DC jatuh di lapangan dekat Shanksville, Pennsylvania.

 

Menurut hasil tim investigasi 9/11, setidaknya terdapat 3.000 korban tewas dalam serangan tersebut. Dugaan yang dijatuhkan kepada kelompok Al-Qaeda dibantah mentah-mentah pada saat itu. Namun empat tahun kemudian atau tahun 2004, pimpinan kelompok Al-Qaeda Osama bi Laden mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka mengklaim motif serangan ini karena dukungan Amerika Serikat (AS) terhadap Israel, sanksi terhadap Irak dan adanya tentara AS di Arab Saudi.

 

AS membalas serangan ini dengan meluncurkan perang melawan teror. AS menyerang Afghanistan, yang kebetulan juga saat itu ingin menggulingkan Taliban, yang selama ini melindungi Al-Qaeda. Pada Mei 2011, Presiden AS kala itu Barrack Obama mengumumkan bahwa Osama bin Laden telah ditembak mati oleh mariner AS. Namun sampai saat ini tidak ada bukti akan hal tersebut.

 

Pada Bulan September tahun 2002. Khalid Sheikh Mohammed dan Ramzi bin al-Shibh dalam sebuah wawancara menjadi terduga pelaku yang merencanakan serangkan tersebut mengaku bahwa target utama bukan Gedung Putih namun United States Capitol.

 

Dalam tahap perencanaan serangan, Mohamed Atta yang menjadi pilot penerbangan 11, memperkirakan Gedung Putih sulit untuk dijadikan target sasaran. Kemudian Mohamed Atta meminta pendapat dari Hani Hanjour yang membajak penerbangan 77.

 

Mohamed Atta mengatakan bahwa rencana awal dari Al-Qaeda adalah menargetkan instalasi nuklir bukan gedung World Trade Center dan Petagon. Namun mereka khawatir semua semakin tidak terkendali dan akhirnya Mohamed Atta mengagalkan rencana tersebut, dan menyuruh target diganti sesuai dengan keputusan pilot yang menerbangkan pesawat yang dibajak.

 

Banyak pihak bertanya-tanya siapakan Al-Qaeda. Untuk tahu siapa Al-Qaeda, kita harus melihat sejarah pada tahun 1979. Saat itu, Uni Soviet menyerang Afghanistan. Osama bin Laden datang ke Afghanistan untuk memberikan bantuan dan mendiringkan kelompok mujahidin Arab untuk melawan Uni Soviet.

 

Dalam peperangan yang dilakukan, Osama bin Laden mendapatkan pembiayaan dari Amerika dan Arab Saudi, yang disalurkan melalui layanan intelijen Pakistan atau ISI. Dibimbing oleh Ayman al-Zawahiri, Osama bin Laden menjadi lebih radikal. Tahun 1996, Osama bin Laden mengeluarkan pernyataan bahwa mereka mendesak tentara AS agar meninggalkan Arab Saudi.

Itulah sedikit catatan sejarah tragedi 9/11 lima belas tahun yang lalu.

 

(***)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending