Ini Sejarah Awal Mula Desa Ranotongkor (2)
Connect with us

Humaniora

Ini Sejarah Awal Mula Desa Ranotongkor (2)

Published

on

Ranotongkor

KlikMINAHASA – Kedatangan bangsa Eropa di Tanah Minahasa melalui para misionaris dan zendeling ternyata mampu membawa cakrawala baru bagi rakyat Minahasa, khususnya di Ranotongkor.

 

Pada edisi sebelumnya, diceritakan bahwa Loway Muda dan Wohko akan mengadakan musyawarah kedua, dengan agenda menentukan nama wanua dan memilih pemimpin.

 

Pada siang hari itu juga rapat umum digelar dan dihadiri pula oleh Cornelis A Wohon. Cornelis merupakan lulusan terbaik Kweek School (guru sekolah) yang ditugaskan mengajar dari Woloan sampai Tanawangko.

 

Pada rapat yang dipimpin langsung Tonaas Loway itu, Cornelis diusulkan menjadi pemimpin wanua, dan disetujui oleh Ahka Um Banua.

 

Selanjutnya, rapat akan menentukan nama wanua. Saat itu, Wohko mendekati Loway dan berbisik sebuah kalimat. “Kalo un ti sendangan pahentoan iya’i, em wewehan ung kembuan wewe kawangun. Un zano mah kembu’ me zeikan mah kelembuai ye, moi katongkora mamoalimoma so’so’an wangko.”

 

Mendengar bisikan Wohko, Tonaas Loway pun berdiri. Wajahnya berseri-seri dan berkata, “Nyaku em wewehan no ngaran leos wo wangun I ngaran tum pahentoan iya’i. Wenepenes wo tuma-talinga. Ungaran ingaranta witu pahento’an ta e: Zanotongkor (Ranotongkor) mei endo tung Kembuan ti Uluna. Ung kembuan iti’i zeikan kimelembuai ye un zano mah kembu’ me, e moi katongkora maendo moma zo’zo’an wangko.” (Baca halaman selanjutnya)

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending