Satgas Bentukan BP2MI Siapkan Efek Kejut Untuk Pelaku Pengiriman PMI Ilegal
Connect with us

Headline

Satgas Bentukan BP2MI Siapkan Efek Kejut Untuk Pelaku Pengiriman PMI Ilegal

Published

on

BP2MI

KlikSULUT – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani memimpin Rapat Rutin Virtual Bersama Satgas Pemberantasan Pengiriman Pekerja Migran Indonesia Ilegal, dari salah satu hotel ternama di Kota Manado, pada Rabu (7/10/2020).

Dalam rapat tersebut Benny Rhamdani menegaskan telah mengetahui dan memahami sindikat pengiriman pekerja migran Indonesia telah diketahui. “Sudah diketahui siapa mereka, dan bagaimana mereka beroperasi,” tegasnya. Bahkan, diungkapkannya bahwa saat ini sudah ada delapan kasus yang diproses.

Dia juga membeberkan dirinya telah melakukan pertemuan dengan Mendagri Tito Karnavian untuk membahas permasalahan sindikat ini. Dari pertemuan bersama Mendagri itu, Brani, sapaan akrab Benny Ramdhani, mengaku mendapatkan banyak saran dan masukan agar penanganan masalah pengiriman pekerja migran ilegal lebih efektif lagi.

Harus ada efek kejut dan efek jera yang diperoleh para pelaku pengiriman pekerja migran ilegal. “Tidak hanya ditangkap tapi dimiskinkan. Mereka lihai, tahu siapa saja yang bisadisogok. Jadi harus diberantas yang ada di bawah maupun atas,” tegasnya.

Kata dia, saran dan masukan Tito juga dinilai baik oleh sejumlah pengurus Satgas Pemberantasan Pengiriman Pekerja Migran Indonesia Ilegal.

Adapun Wakil Ketua Satgas Pemberantasan Pengiriman Pekerja Migran Indonesia Ilegal Ahmad Santosa mengungkapkan, ada delapan program yang sudah direncanakan sebagai upaya pemberantasan Pekerja Migran Indonesia Ilegal, dalam tiga hingga enam bulan ke depan.

Ketua Harian Gugus Tugas Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius mengungkapkan, efek kejut sekaligus efek jera memang harus diberikan kepada para pelaku pengiriman pekerja migran Indonesia ilegal.

Dia juga mengapresiasi kinerja Brani sebagai Kepala BP2MI yang cepat merespons setiap persoalan terkait pekerja migran Indonesia.

Sekadar informasi, Rapat Virtual tersebut diikuti para pengurus satgas, dan Kepala-kepala UPT BP2MI di daerah.

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending