Sampai Jumpa di Pengucapan Syukur Manado 2018
Connect with us

Humaniora

Sampai Jumpa di Pengucapan Syukur Manado 2018

Published

on

Sampai Jumpa di Pengucapan Syukur Manado 2018

KlikMANADO – Sampai jumpa di Pengucapan Syukur Manado 2018. Itulah ungkapan warga Manado kepada masyarakat maupun kawanua yang berada di luar daerah, Senin (11/9/2017).

 

Tak tanggung-tanggung, ungkapan itu bahkan disampaikan di berbagai media sosial, seperti Twitter dan Facebook. “Pangucapan manado Sukses. Sampe bakudapa di Pangucapan manado 2018,” tulis akun Facebook Terry Umboh.
Sampai Jumpa di Pengucapan Syukur Manado 2018

Pengucapan syukur Manado membuat jalanan di Kota Manado macet. (Foto: Facebook)

Ya, Pengucapan Syukur Manado 2017 yang menjadi bagian dari event Manado Fiesta memang berlangsung sukses. Pasalnya, acara tersebut diikuti oleh seluruh komponen masyarakat dari berbagai suku dan agama.

 

Dua ciri khas pengucapan syukur di Minahasa dan daerah lainnya juga dirasakan di Manado. Yaitu kemacetan lalu lintas dan makanan khas untuk dibawa pulang. Dodol, nasi jaha hingga bepang disediakan warga Manado. Bahkan, kemacetan dirasakan pengguna jalan hingga malam hari di banyak titik ruas jalan.

 

Penutupan jalan di sejumlah wilayah pun terpantau tak terelakkan lagi. Hal ini seperti terpantau di ruas Jalan Sudirman, tepatnya di Kelurahan Komo Luar. Di wilayah itu, terlihat dibangun tenda di badan jalan. Sedangkan warga tampak sibuk lalu lalang di situ.

 

Tidak hanya itu, acara yang baru kali pertama digelar di Manado itu jadi viral di media sosial. Banyak pemilik akun facebook dan twitter yang membuat status terkait acara tersebut.

 

Sementara itu, Pengucapan Syukur Manado itu dirangkaikan dengan penutupan Manado Fiesta 2017 dan pencanangan Manado Fiesta 2018, di Taman Berkat atau God Bless Park, Jalan Piere Tendean Boulevard, Minggu (10/9/2017) siang kemarin.

 

Acara yang penuh dengan keakraban itu dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Utara Manado serta undangan lainnya termasuk warga Manado yang tinggal di perantauan.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Manado Vicky Lumentut menyatakan suksesnya pelaksanaan Manado Fiesta 2017 yang digelar 1-10 September tidak lepas dari dukungan seluruh komponen, termasuk tokoh agama.

 

Secara khusus, Lumentut berterima kasih kepada Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito yang telah memberikan izin sekaligus dukungan, khususnya saat berlangsungnya Festival Fish and Coral (FisCo), 2 September lalu.

 

Demikian pula dukungan dari Komando Daerah Militer (KODAM) XIII Merdeka melalui Komando Distrik Militer (KODIM) 1309 Manado yang ikut menjaga keamanan sejak dibukanya Manado Fiesta 2017.

 

“Terima kasih pula kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat dari berbagai agama, suku dan etnis serta seluruh lapisan masyarakat di Kota Manado,” ungkapnya, sembari menambahkan, Manado Fiesta akan digelar setiap tahun termasuk Pengucapan Syukur.

 

Sebagai tanda pencanangan Manado Fiesta 2018, Lumentut didampingi Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan serta unsur Forkopimda Sulut dan Manado melepas balon udara.

 

Acara ditutup dengan doa bersama para tokoh agama di Kota Manado. Dan dilanjutkan dengan makan bersama dengan jenis makanan bermacam-macam yang diolah masyarakat dari berbagai agama dan suku. Ada makanan Minahasa, Gorontalo, Toraja, Ambon, Jawa dan lainnya. Sejumlah wisatawan mancanegara ikut pula hadir dan menikmati sajian makanan yang tersedia.

 

Tampak hadir dalam acara tersebut pimpinan dan anggota DPRD Manado, Pelaksana Tugas (Plt) Sektetaris Daetah (Setda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu serta sejumlah kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemkot Manado.

 

(Ayi)

Advertisement

Trending