RSUD Noongan Diproyeksikan Jadi Rumah Sakit Pusat Rujukan Regional
Connect with us

Humaniora

RSUD Noongan Diproyeksikan Jadi Rumah Sakit Pusat Rujukan Regional

Published

on

RSUD

KlikSULUT – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Noongan adalah rumah sakit yang dulunya khusus melayani pasien penyakit paru-paru, dan dibangun tahun 1932 oleh Pemerintahan Hindia Belanda.

 

Enrico Rawung, Direktur RSUD Noongan, menjelaskan bahwa saat itu, Pemerintah Hindia Belanda membangun dua rumah-sakit perawatan paru-paru, yakni di Cisarua Bogor dan Langowan Minahasa.

 

“Noongan itu dipilih karena lokasinya dinilai bagus oleh kerajaan Hindia-Belanda, memiliki udara sejuk dan pemandangan indah. Intinya, pemerintah Hindia-Belanda ketika itu tidak sembarangan memilih lokasi rumah-sakit”, ujar dr Enrico Rawung, usai rapat bersama Komisi IV DPRD Sulut, Senin (26/2/2018).

 

Lanjut dia, seiring berjalannya waktu, ketika pemberlakukan otonomi daerah, maka rumah sakit paru-paru Noongan beralih menjadi RSUD Noongan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

 

“Tahun 2019 mendatang diproyeksikan menjadi rumah-sakit pusat rujukan regional dari beberapa kabupaten. Artinya, semua pasien dari kabupaten tertentu yang ditunjuk pemerintah akan dirawat di RSUD Noongan, kalau tidak mampu akan dirujuk ke RSUP Kandou,” terangnya.

 

Dia menambahkan, RSUD Noongan juga diproyeksikan sebagai Hospitals Tourism. “Yakni rumah sakit yang menjadi objek wisata termasuk untuk menarik wisatawan lokal dan mancanegara,” sambungnya.

 

“Selain perawatan pasien oleh tim medis profesional, dilengkapi peralatan medis sesuai standar, wisatawan yang mengunjungi RSUD dapat menikmati udara segar, suasana aman dan nyaman serta pemandangan asri,” tandas dokter.

 

(Rifa Datunugu)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending