Perekrutan Anggota Baru Himaju Arsitektur Tahun Ini Beda
Connect with us

Catatan Publik

Perekrutan Anggota Baru Himaju Arsitektur Tahun Ini Beda

Published

on

Himaju Arsitektur

KlikMANADO – Saat berada di lingkungan sosial, manusia—sebagai makhluk sosial—secara otomatis akan berinteraksi dengan sesamanya, dengan membahas suatu kejadian, masalah, ataupun fenomena.

 

Seorang introvert sekalipun akan menjadi terbuka dengan orang lain ketika merasa ada kecocokan, sehingga proses interaksi itu terjadi. Persamaan pendapat atau interest dapat menjadi pemicu interaksi dan lama kelamaan bermuara pada organisasi.

 

Kehidupan di kampus pun begitu. Dengan begitu banyak mahasiswa dengan sifat yang berbeda-beda kadang tidak memungkinkan untuk dibentuk suatu organisasi.

 

Jangankan organisasi, kalau mahasiswa berpatokan kepada perbedaan komunitas atau pertemanan pun tidak akan terjadi. Tetapi di tengah perbedaan itu ada secercah persamaan yang dapat menarik perhatian mahasiswa untuk bergabung dengan sebuah organisasi mahasiswa.

 

Di Fakultas Teknik Unsrat, ada beberapa organisasi mahasiswa (ormawa) seperti Badan Eksekutif Mahasiswa Fatek, Mapala, Pabrik Aesthetic untuk mahasiswa yang punya bakat di bidang seni, dan ada juga Himpunan Mahasiswa Jurusan (Himaju).

 

Ormawa-ormawa tersebut mempunyai ciri khas, visi dan misi tersendiri yang membuat mereka stand out dari yang lain, mewadahi setiap bakat, minat dan potensi mahasiswa.

 

Himaju Arsitektur misalnya, salah satu Himpunan Mahasiswa Jurusan yang ada di Fatek Unsrat. Sebagai anggota keluarga besar Himaju Arsitektur mempunyai alasan tersendiri mengapa ingin bergabungg di organisasi tersebut.

 

Menjadi anggota Himaju Arsitektur diharapkan memiliki pemikiran kritis dan dapat mengemukakan aspirasi-aspirasi mahasiswa lain kepada dosen-dosen, dapat menyelenggarakan kegiatan yang bersifat penalaran dan keilmuwan, menyelenggarakan program kesejahteraan mahasiswa jurusan Arsitektur, menciptakan suasana kekeluargaan di lingkungan Fatek.

 

Dan menjadi anggota Himaju Arsitektur itu tidak gampang. Bukan hanya sekedar mendaftar dan langsung diterima. Ada tahap-tahap yang harus dilalui calon anggota (mahasiswa baru) agar dapat bergabung di organisasi ini dan tahap-tahap tersebut tidak boleh dipandang sebelah mata karena di situlah mental dan karakter calon anggota akan ditempa.

 

Saat menjadi mahasiswa baru haruslah meninggalkan sifat kekanak-kanakkan dan bersiap menghadapi tantangan yang sebenarnya di kampus. Selain Pengenalan Kehidupan Kampus kepada Mahasiswa Baru (PK2MB) atau yang lebih dikenal dengan ospek, ada juga perkemahan Himaju yang tak kalah seru.

 

Himaju Arsitektur Unsrat tiap tahunnya mengadakan perekrutan anggota Himaju Arsitektur bagi mahasiswa baru dan selama beberapa minggu mereka mengikuti kegiatan yang sudah disusun oleh panitia pelaksana, dan sampai pada perkemahan Himaju akan dilihat mana yang bertahan, yang siap untuk menjadi anggota Himaju, mana yang tidak.

 

Hizkia Tumiwa, selaku Penanggung Jawab Sementara Himaju Arsitektur Unsrat menjelaskan bahwa tahun ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena ada beberapa kegiatan seperti bedah film, studi ekskursi, workshop akan dilaksanakan. Dari pengurus Himaju Arsitektur juga mengharapkan feedback yang baik dari peserta.

 

Bedanya dengan tahun-tahun sebelumnya adalah beberapa ‘budaya’ kegiatan perekrutan anggota Himaju Arsitektur yang terancam dihapuskan. Penyambutan, jurit sore, penaikan bendera tengkorak akan ditiadakan karena dianggap tidak memberikan vibe yang positif bagi calon anggota.

 

Kekompakan, kebersamaan, mental calon anggota dapat dibentuk tanpa ‘budaya’ tersebut selama kegiatan yang dilangsungkan berjalan dengan baik dan dapat diterima oleh peserta.

 

Juga setelah kegiatan puncak perekrutan anggota Himaju Arsitektur diharapkan dapat membuat kegiatan lagi sejenis follow up agar apa yang diterima selama perekrutan tidak hanya lalu begitu saja tetapi dapat dikembangkan lebih luas lagi.

 

Pelaksanaan perekrutan anggota Himaju Arsitektur yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini ingin memberikan kesan yang baik bagi peserta, bukan hanya pada saat kegiatan tetapi selama berkuliah bahkan sampai selesai kuliah.

 

Setelah menjadi anggota pun dapat menghasilkan karya-karya yang dapat membawa nama baik himpunan, jurusan, maupun kampus sendiri.

 

(Johana Siliwire)

Advertisement

Trending