Ramalan Gempa dan Tsunami Beredar, BMKG: Itu Hoax
Connect with us

Headline

Ramalan Gempa dan Tsunami Beredar, BMKG: Itu Hoax

Published

on

BMKG

KlikJAKARTA – Isu ramalan akan terjadinya gempa bumi dan tsunami besar yang akan melanda negara-negara di wilayah Asia, sebelum Desember 2017, beredar di media sosial dan sejumlah media.

 

Isu tersebut berawal dari sebuah surat yang ditulis oleh seorang Profesor Fisika, Babu Kalayil, yang ditujukan kepada Perdana Menteri Narendra Modi. Di surat itu, dia mengklaim memiliki kekuatan ekstrasensori, dan memperingatkan bahwa sebuah gempa besar akan menyerang Samudra Hindia pada 31 Desember 2017.

 

Kalayil mengklaim telah melakukan pengamatan pada 20 Agustus. Meski peringatan tersebut terdengar sembrono bagi banyak orang, namun sejumlah negara tetangga tertarik dengan isu tersebut, karena mengatakan bahwa dampak gempa akan dirasakan di beberapa negara dan akan mengubah “batas pantai laut”.

 

Negara-negara yang disebut dalam surat tersebut adalah India, China, Pakistan, Jepang, Nepal, Bangladesh, Thailand, Indonesia, Afghanistan dan Sri Lanka. Surat tersebut juga memprediksi kemungkinan adanya badai – Seeshma – yang akan ada sekitar 120km sampai 180km dengan kekuatan yang besar.

 

Terkait isu tersebut, BMKG pun menyampaikan tanggapannya. Yaitu:

 

Pertama, bahwa ramalan tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah karena cakupan dampak bencana yang disebutkan sangat luas dan sulit diterima dalam konsep ilmu kegempaan (seismologi).

 

Kedua, Indonesia merupakan wilayah yang aktif gempa bumi dan memiliki potensi gempa bumi yang dapat terjadi kapan saja dan dalam berbagai kekuatan.

 

Ketiga, BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempa bumi.

 

Empat, hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat (kapan, dimana dan berapa kekuatannya).

 

“Terakhir, nasyarakat diimbau agar tidak terpancing isu yang beredar tersebut. Apabila ingin mengetahui lebih jelas terkait gempabumi dan tsunami dapat menghubungi kontak center 021-6546316 atau website resmi di Bmkg.go.id,” ungkap Muhamad Sadly, Deputi Bidang Geofisika BMKG.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending