Gelar Rakernas, ADO Bahas Masalah Ojek Online
Connect with us

Headline

Gelar Rakernas, ADO Bahas Masalah Ojek Online

Published

on

Rakernas

KlikMANADO – Asosiasi Driver Online (ADO) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-2, di Jakarta, Sabtu (9/12/2017) hingga Minggu (10/12/2017).

 

Rakernas kali ini merupakan upaya konsolidasi antara Dewan Pimpinan Pusat ADO (DPP-ADO) dan Dewan Pimpinan Daerah ADO (DPD-ADO) untuk menyikapi perkembangan regulasi Angkutan Sewa Khusus (ASK) maupun Ojek Online, dan kondisi di lapangan.

 

Diungkapkan Ketua DPP ADO Christian Wagey, Rakernas ke-2 ini dihadiri DPD ADO dari 12 provinsi, yaitu delegasi dari DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur.

 

“Seperti kita ketahui bersama bahwa regulasi baik Angkutan Sewa Khusus melalui PM 108/2017 harusnya sudah berjalan dengan masa transisi tapi ternyata masih ada stakeholder yang belum menjalankan regulasi itu, salah satunya Perusahaan Aplikasi,” ujarnya, dalam press release yang diterima KlikNews, Sabtu (9/12/2017) malam.

 

“Pelanggaran masih dilakukan terkait tarif batas bawah dan batas atas, penerimaan driver baru dan suspend sepihak. Dan kondisi di lapangan masih belum kondusif, masih ada beberapa daerah yang melakukan unjuk rasa menolak Transportasi Online bahkan sampai melakukan intimidasi fisik terhadap driver online,” ungkapnya.

 

Sementara dalam Penetapan Kuota, batas wilayah dan hal teknis lainnya, lanjut dia, Pemerintah Daerah mengeluarkan kebijakan yang akan dimuat di dalam Peraturan Gubernur belum melihat kondisi di lapangan sesungguhnya.

 

“Contohnya seperti Kuota, Mulai dari awal ADO selalu meminta agar tidak berlaku surut, tapi kenyataannya dari beberapa DPD melaporkan jumlah yang ditetapkan masih jauh dari jumlah kendaraan yang ada di lapangan,” tukasnya.

 

“Ditambah lagi, perusahaan aplikasi masih terus membuka pendaftaran untuk menerima driver baru, baik ASK maupun Ojek Online. Tentu saja ADO sebagai wadah driver online tidak akan diam melihat kondisi ini,” tegasnya.

(baca halaman selanjutnya)

Pages: 1 2

Advertisement

Trending