Debora Rumawouw, Menyelam untuk Buktikan Kehebatan Wanita - Klik News
Connect with us

Humaniora

Debora Rumawouw, Menyelam untuk Buktikan Kehebatan Wanita

Published

on

Debora Rumawouw

KlikSULUT – Setiap orang memiliki dunianya sendiri. Itu pula yang dialami dan ditekuni Debora Rumawouw, penyanyi yang telah sukses merilis sejumlah album di kancah dunia musik tanah air.

 

Meski memiliki hobi menyanyi, sejak tahun 2008 silam, perempuan yang kini berusia 43 tahun ini ternyata terus mengeksplor lautan dan dunia selam menyelam. Bahkan sebagian kalangan kini menyebutnya sebagai penyelam hebat.

 

Saat berbincang dengan KlikNews, pada Senin (9/7/2018) kemarin, dia mengaku mengenal dunia selam menyelam sejak tahun 2008. “Pertama kali menyelam, otomatis saya takut,” ujarnya.

 

“Tapi kemudian saya berpikir jika saya merasa takut, terus kapan saya harus jadi pemberani,” ucap perempuan yang kini menjabat sebagai Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) ini.

 

“Sebenarnya yang memotivasi saya untuk menjadi penyelam ini adalah ingin menunjukan pada semua orang bahkan pada dunia, jika wanita itu dan lebih kuat dari lelaki,” katanya, sambil tersenyum.

 

Dia pun mengaku, motivasi lain yang membuat dirinya terus menggeluti dunia selam menyelam ini adalah untuk menyaksikan keindahan karya ciptaan Tuhan. “Di dalam lautan itu, kita bisa melihat berbagai macam ciptaan Tuhan. Wow, sungguh luar biasa,” akunya.

 

Debora saat menyelam. (Foto: istimewa)

 

“Saya sudah pernah melihat kura-kura yang hidupnya sudah sekitar 250 tahun, kalau tidak salah saya ingat waktu itu lagi menyelam di Lombok,” tuturnya.

 

Spot-spot di berbagai perairan di Indonesia pun, lanjut dia, sudah dijelajahi. “Untuk Kota Manado sendiri, spot-spot yang sudah pernah saya selami di antaranya adalah Bunaken, itu sudah pasti. Tapi belum semuanya, karena Bunaken sangat luas, saya masih harus mengarungi pulau tersebut,” akunya.

 

.Dia pun berharap, para wanita Sulawesi Utara bisa pinta menyelam. “Wanita-wanita Sulawesi Utara harus pintar menyelam,” sambungnya.

 

“Kita harus malu pada para wisatawan yang datang menikmati keindahan kota ini. Mereka semua pada bisa menyelam, sedang kita orang asli di sini tidak bisa menikmati keindahan bawah laut tersebut,” tandasnya.

 

(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending