Mengenal AKBP Lukman Malik, Pemimpin Tarian Kabasaran di Karnaval Dunia Sudan
Connect with us

Headline

Mengenal AKBP Lukman Malik, Pemimpin Tarian Kabasaran di Karnaval Dunia Sudan

Published

on

Lukman Malik

KlikMANADO – Masih ingat dengan AKBP Lukman Malik, yang memimpin kelompok tari kabasaran saat tampil dalam Karnaval dan Pentas Kesenian dan Budaya Bangsa-bangsa di Khartoum, Sudan, 10 Februari 2018 lalu?

 

Ya, dia adalah perwira kepolisian yang kini menjabat Kepala Satgas Gharba II Formed Police Unit (FPU) 10 Garuda Bhayangkara, dan memilih menampilkan tarian adat Minahasa, Kabasaran, dalam karnaval yang diikuti 86 negara.

 

Dia ternyata adalah tuama yang lahir di Bitung, pada 8 April 1977 lalu. Pemilik nama lengkap Lukman Syafri Dandel Malik ini merupakan anak dari Ibu Flora Dandel.

 

Pendidikan sejak masa kanak-kanak hingga masa remaja dijalaninya di Kota Bitung. Yaitu TK Dolog, SD RK Don Bosco Bitung, SMP Negeri 2 Bitung, dan SMA Negeri 2 Bitung.

 

Lukman Malik

(Foto: istimewa)

 

Sejak masuk menjadi anggota Polri, banyak penugasan yang sudah dan sedang dijalankannya, baik dalam negeri maupun luar negeri.

 

Untuk dalam negeri, dia sempat tergabung dalam Operasi Cinta Meunasah di Aceh pada tahun 2001, Operasi Sintuwu Maroso di Poso tahun 2002, Operasi Tegak Rencong I di Aceh tahun 2003, Operasi Rencong II Aceh tahun 2004, dan Operasi Mutiara XI Ambon tahun 2005.

 

Saat ini, dia sedang menjalankan tugas di luar negeri, dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB Unamid di Darfur, Sudan, hingga tahun depan.

 

Lantas apa yang membuatnya memperkenalkan tarian Kabasaran pada Karnaval dan Pentas Kesenian dan Budaya Bangsa-bangsa di Khartoum, Sudan, 10 Februari 2018 lalu?

 

AKBP Lukman Malik menjawabnya secara sederhana. Dia mengaku ingin melestarikan budaya Minahasa. “Karena memiliki darah Minahasa,” sambungnya.

 

Misi FPU 10 Garuda Bhayangkara, kata dia, menjadi kesempatan yang tepat untuk mewujudkan cita-cita luhur itu.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending