PRD Sulut Kecam Keras Tindakan Aparat dan Oknum ASN Saat Unjuk Rasa di DPRD Sulut Kemarin
Connect with us

Humaniora

PRD Sulut Kecam Keras Tindakan Aparat dan Oknum ASN Saat Unjuk Rasa di DPRD Sulut Kemarin

Published

on

KlikSULUT – Komite Pimpinan Wilayah (KPW) Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sulawesi Utara (Sulut) Jim Tindi mengecam keras tindakan aparat dan oknum aparatur sipil negara (ASN), yang diduga melakukan pemukulan terhadap mahasiswa peserta unjuk rasa di Sekretariat DPRD Sulut, Rabu (25/9/2019) kemarin.

Menurut dia, sejak kran demokrasi terbuka luas oleh Gerakan Mahasiswa ’98, hak kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum adalah milik setiap warga negara. Aksi mahasiswa Sulawesi Utara 25 September 2019 kemarin adalah murni gerakan moral dalam menolak RUU KPK, RUU KUHP, dan beberapa Rancangan Undang-Undang yang tak selaras dengan nafas reformasi.


Dia mengungkapkan, aksi yang awalnya berlangsung damai tiba-tiba ricuh itu diakibatkan beberapa hal. “Pertama, mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya tidak diizinkan masuk ke halaman Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara,” ungkapnya melalui siaran pers yang diterima KlikNews, Kamis (26/9/2019).


“Ada provokasi oknum ASN yang berdiri di pagar DPRD dan menantang para demonstran. Selain itu, pihak Sekretariat DPRD tidak komunikatif dalam memfasilitasi keinginan demonstran dengan anggota DPRD,” jelasnya.


Menyikapi hal itu, KPW PRD Sulut mengecam tindakan anarkis yang dilakukan aparat terhadap para mahasiswa. “Mendesak agar aparat mengusut tuntas oknum Sekwan Provinsi Sulut yang melakukan pemukulan terhadap mahasiswa, karena ini merupakan tindakan barbar yang tak layak dilakukan oleh seorang Pegawai Eselon 2,” tegasnya.


(Yan Bawiling)

Advertisement

Trending