Connect with us

Nasional

PPP Optimis Indonesia Bisa Lewati Ancaman Pandemi

Published

on

Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa

KlikSULUT – PPP (Partai Persatuan Pembangunan) optimis Indonesia bisa melewati ancaman pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih mengancam warga Negara Indonesia.

Hal itu diungkapkan Plt Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa, dalam sambutan pembukaan Muktamar IX PPP, yang diikuti secara virtual oleh sejumlah DPW dan DPC PPP di Manado, pada Jumat (18/12/2020).

Optimisme tersebut, kata dia, bukan tanpa alasan. Pemerintah Republik Indonesia telah mengambil kebijakan realokasi dan refokusing anggaran pembangunan, dalam menghadapi pandemi.

Suasana pembukaan muktamar IX PPP

Suasana pembukaan Muktamar IX PPP yang diikuti dari Manado, tepatnya di Hotel Aryaduta Manado. (Sumber Foto: KlikNews/Manado)

Di sisi lain, PPP juga menawarkan solusi kepada pemerintah, sehingga Indonesia bisa melewati ancaman pandemi, termasuk reses. “PPP mengusulkan untuk merawat persatuan dengan pembangunan,” katanya.

Suharso juga menegaskan, PPP mengambil bagian dalam pemulihan saat ini. “Kami sadar bahwa yang diperlukan masyarakat adalah jalan keluar mengatasi permasalahan yang dihadapi umat dan rakyat,” tegasnya.

“Bukan perubahan penampilan dalam rangka meningkatkan elektoralnya. Kami sadar bahwa PPP harus ambil bagian membantu pemerintah melewati pandemi,” ujarnya.

Sekadar informasi, Manado menjadi salah satu kota yang mengikuti Muktamar IX PPP, yang dipusatkan di Kota Makassar.

(Sahril Kadir)

Nasional

Lagi, Gempa Guncang Majene M5,0. Waspadai Gempa Susulan

Published

on

KlikJAKARTA – Gempa kembali mengguncang Majene, Sulawesi Barat, pada Sabtu (16/1/2021), pukul 06.32 WIB.

Kali ini, gempa yang dirasakan di daerah Kabupaten Majene III MMI dan berdasarkan permodelan tidak berpotensi tsunami itu berkekuatan M5,0.

BPBD Kabupaten Majene menginformasikan belum ada laporan terkait dampak gempa yang berpusat di darat 20 km Timur Laut Majene dan berkedalaman 10 km ini.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gempa susulan masih akan terjadi.

“Untuk itu BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada terkait adanya potensi gempa susulan yang berkekuatan signifikan,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi Kebencanaan Raditya Jati.

“BNPB juga mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan dengan tebing curam untuk waspada terhadap longsoran dan reruntuhan batu,” sambungnya.

Selain itu, bagi yang tinggal di kawasan pantai atau pesisir, diharapkan untuk selalu waspada dan segera menjauhi pantai apabila merasakan adanya gempa susulan.

Masyarakat diminta untuk dapat mengikuti informasi resmi dan tidak mudah percaya dengan segala informasi yang belum jelas sumbernya.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak percaya berita bohong atau hoax mengenai prediksi dan ramalan gempabumi yang akan terjadi dengan kekuatan lebih besar dan akan terjadi tsunami.

Masyarakat juga dapat mengikuti perkembangan informasi kegempaan melalui BMKG dan portal InaRisk untuk mengetahui potensi risiko bencana yang ada disekitar tempat tinggal.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Nasional

Update Gempa M6,2 Majene: 42 Orang Meninggal Dunia

Published

on

KlikJAKARTA – Gempa Majene berkekuatan M6,2 pada Jumat (15/1/2021) dini hari, ternyata menelan korban meninggal dunia yang cukup banyak.

Berdasarkan data per 15 Januari 2021 pukul 20.00 WIB, Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa M6,2 sebanyak 42 orang.

Dari jumlah tersebut, 34 orang di antaranya meninggal di Kabupaten Mamuju. Sementara delapan orang lainnya di Kabupaten Majene.

Pusdalops BNPB memutakhirkan data kerusakan di Kabupaten Mamuju antara lain Rumah Sakit Mitra Manakarra rusak berat, RSUD Kabupaten Mamuju rusak berat serta kerusakan di Pelabuhan Mamuju dan Jembatan Kuning yang berlokasi di Takandeang, Tapalang Mamuju.

Sedangkan pada Kabupaten Majene 300 unit rumah rusak yang masih dalam proses pendataan hingga rilis ini disiarkan.

Selain itu, terdapat tiga rumah sakit yang saat ini aktif untuk pelayanan kedaruratan di Kabupaten Mamuju, antara lain RS Bhayangkara, RS Regional Provinsi Sulawesi Barat dan RSUD Kabupaten Mamuju.

“Sebagian wilayah di Kabupaten Mamuju sudah dapat dialiri listrik dan sebagian lainnya masih mengalami gangguan. Kabupaten Majene masih dilakukan proses perbaikan arus listrik sehingga seluruh wilayah masih dalam keadaan padam,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, lewat press release yang diterima KlikNews.

“BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar masih melakukan pendataan dan mendirikan tempat pengungsian serta beroordinasi dengan TNI-Polri, Basarnas, relawan dan instansi terkait dalam upaya pencarian para korban terdampak gempa tersebut,” sambungnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gempa susulan masih akan terjadi. “Untuk itu BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terkait adanya potensi gempa susulan dan selalu mengikuti informasi resmi yang tersedia melalui BMKG dan portal InaRisk untuk mengetahui potensi risiko bencana yang ada di sekitar tempat tinggal,” imbaunya.

Adapun Presiden, kata Raditya, turut memerintahkan Kepala BNPB, Menteri Sosial, Kepala Basarnas, Panglima TNI dan Kapolri beserta jajarannya untuk segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat, mencari dan menemukan korban serta korban serta melakukan perawatan kepada korban yang mengalami luka-luka.

“BNPB telah mendistribusikan bantuan dalam penanganan bencana gempabumi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, antara lain mengerahkan empat helikopter dalam mendukung penanganan darurat, 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA,” pungkasnya.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Nasional

Majene Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Published

on

Majene
ilustrasi. (Sumber Foto: BMKG)

KlikJAKARTA – Wilayah Majene, Sulawesi Barat, dan sekitarnya, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,9, pada Kamis (14/1/2021), pukul 13.35 WIB.

Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa berpusat di 4 km Barat Laut Mejene, Sulawesi Barat, pada kedalaman 10 Km.

Berdasarkan skala MMI, gempa dirasakan IV di Mamuju, III-IV di Majene, Mamuju Utara, dan Mamuju Tengah. Skala III di Toraja dan Mamasa. Skala II-III di Pinrang, Pare-pare, Wajo dan Tanah Grogot. Adapun gempa terasa di Polewali Mandar dengan skala IV-V. Sementara II di Balikpapan.

BMKG mencatat, gempa ini tak berpotensi tsunami.

(Sahril Kadir)

Continue Reading
Advertisement

Trending