Potensi di 5 Kecamatan ini Buat Minahasa Barat Layak Jadi Kabupaten Baru
Connect with us

Headline

Potensi di 5 Kecamatan ini Buat Minahasa Barat Layak Jadi Kabupaten Baru

Published

on

Rapat BMPKMB, Sabtu (12/8/2017), bahas potensi daerah. (KlikNews)

KlikMINAHASA – Harapan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Badan Musyawarah Pembentukan Kabupaten Minahasa Barat (BMPKMB) bukan tanpa sebab. Lima kecamatan yang saat ini masih berada di Kabupaten Minahasa dinilai memiliki potensi besar untuk dikelola dalam sebuah kabupaten baru.

“Saat ini lima kecamatan di Minahasa bagian Barat bisa menjadi peraup pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Minahasa,” kata tokoh pemuda Noldy Poluan, kepada KlikNews, Senin (14/9/2017).

Kecamatan yang dimaksud Poluan adalah Tombariri, Tombariri Timur, Mandolang, Pineleng, dan Tombulu. (Baca juga: Rencana Pembentukan Kabupaten Minahasa Barat Dimantapkan).  “Meski menjadi penghasil PAD terbesar, warga di lima kecamatan ini memang selalu repot melakukan pengurusan dokumen-dokumen izin dan lainnya, karena jaraknya yang cukup jauh dengan ibu kota kabupaten,” terangnya.

Secara total, kata dia, Minahasa Barat layak jadi kabupaten baru. “Mulai dari sisi jumlah desa, jumlah penduduk, luas wilayah, hingga jumlah sekolah. Masih banyak lagi potensi yang mendukung,” ungkapnya.

“Ada 57 desa atau 21% dari total desa atau kelurahan yang ada di Minahasa sendiri ada 270 desa atau kelurahan. Penduduk asli 95.109 jiwa atau 29% dari total penduduk Minahasa, sesuai data BPS tahun 2015,” sambungnya.

Dari wilayah luas, lanjut dia, Minahasa Barat memiliki luas 327,78 km persegi atau 28,6% dari total luas Minahasa. “Ada 74 SD swasta dan Negeri, 27 SMP swasta dan Negeri, dan 30 SMA swasta dan Negeri,” sebut dia.

Sementara itu, tokoh pemuda Allan Parinusa mengaku heran, Kabupaten Minahasa Barat sulit terbentuk. Lepas, dia menjelaskan, Minahasa Barat sudah dirintis dan digaungkan sejak tahun 2004. “Konsorsium tidak bisa jadi alasan,” tegas dia.

“Kajian akademiknya juga sudah ada. Bahkan sudah berkali-kali dimasukkan ke Kemendagri atau Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Seperti bola yang sudah ada di muka gawang, tapi sampai sekarang tidak pernah terjadi gol,” ketusnya.

Sebelumnya, BMPKMB pada Sabtu (12/9/2017) lalu, telah menggelar rapat di Kawasan Ruko Grand Meridian. Rapat yang dihasilkan dua keputusan yang bisa menjadi langkah baru buat Minahasa Barat. Salah satunya adalah menemui Ketua Forkom Rencana DOB se-Indonesia Sehan Landjar. (TIM)

Advertisement

Trending