Polri Amankan Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata Papua
Connect with us

Headline

Polri Amankan Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata Papua

Published

on

Bersenjata

KlikJAKARTA – Aparat kepolisian berhasil mengamankan beberapa anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tembagapura, Papua, Kamis (9/11/2017).

 

Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, sebagaimana dikutip dari Multimedianews.polri.go.id, Jumat (10/11/2017). “Ada beberapa ya,” ungkap Jenderal Polisi Tito.

 

Kapolri mengatakan, penyanderaan ribuan warga tidak hanya bermotif ekonomi. Beberapa anggota KKB juga ada yang bermotif separatisme. “Ya kelompok-kelompok ini ada yang juga bau bau separatis ada. Kami lihat juga ada yang motif ekonomi,” tuturnya.

 

Sebelumnya diberitakan, sebuah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyandera sekira 1.300 warga di Kampung Kimbely dan kampung Banti, Distrik Tembagapura, Papua.

Aksi penyanderaan terhadap warga di sekitar area Freeport itu diakui Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar, sebagaimana dikutip dari Sindonews, Kamis (9/11/2017).

 

Selain itu, kata Boy Rafli, sekira 1.000 warga penduduk asli di Desa Banti yang berdekatan dengan Kampung Kimbely, juga dilarang bepergian.

 

“Diperkirakan jumlahnya mencapai 1.300 orang yang dilarang keluar dari daerah itu. Semua barang mereka juga dirampas oleh kelompok ini. Kurang lebih seperti itu, detail informasi yang terjadi di sana masih terus didalami,” ungkap Kapolda.

 

Dia menjelaskan, saat ini aparat gabungan Polri dan TNI sedang berupaya mengambil langkah-langkah persuasif dan preventif, sehingga masyarakat bisa bebas dari intimidasi dan ancaman kelompok tersebut.

 

“Kalau untuk informasi disekap belum ada, hanya dilarang keluar daerah itu. Informasi sementara, kondisi masyarakat masih dalam baik. Saat ini Tim Satgas Terpadu TNI-Polri masih melakukan upaya di lapangan,” pungkasnya.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending