Polda Metro Jaya Tahan 9 Pendemo Jokowi-JK
Connect with us

Headline

Polda Metro Jaya Tahan 9 Pendemo Jokowi-JK

Published

on

KlikJAKARTA – Demonstrasi yang digelar mahasiswa dan buruh di depan Istana Merdeka, Jumat (20/10/2017) kemarin, berakhir ricuh. Polda Metro Jaya membubarkan paksa massa sekira pukul 23.30 WIB.

 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis mengatakan, pihaknya harus menahan sembilan peserta demonstrasi. “Sembilan orang kita amankan. Kita kenakan pasal 406 dan 170, sementara melakukan pengrusakan terhadap inventaris anggota polri maupun fasilitas umum,” kata Idham, dikutip dari Jawa Pos.

 

Pendemo yang ditahan, saat ini, sudah diamankan di Polda Metro Jaya untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan. “Kita amankan, sudah kita kirim ke Polda Metro Jaya,” ucap Idham.

 

Idham mengungkapkan, sebelum dibubarkan secara paksa, kepolisian telah melakukan pendekatan persuasif kepada para peserta demonstrasi. Bahkan, lanjut dia, mediasi sudah dilakukan sejak pukul 18.00 WIB.

 

Idham menyebut, aksi penyampaian aspirasi di muka umum hanya bisa dilakukan sampai pukul 18.00 WIB. Makanya, polisi melakukan mediasi dengan cara humanis untuk meminta bubar. Sayang tidak diindahkan.

 

“Adik-adik mahasiswa tetap bertahan, bahkan mereka berwacana sampai mau bermalam di tempat,” pungkas Idham.

 

Idham juga menyebutkan, peristiwa tersebut menyebabkan tiga anggota kepolisian mengalami luka-luka setelah terjadinya bentrok terhadap massa.

 

“Anggota kami terluka tiga orang. Karena bentrok saat pembubaran saat ini sudah dibawa ke klinik Polda Metro Jaya,” jelas Idham.

 

Sementara dari pihak mahasiswa, sebagaimana diinformasikan lewat akun twitter BEM UNJ, tiga orang terluka dan lebih dari 10 orang ditahan setelah chaos.

 

 

(Tim)

Advertisement

Trending