Apes, Peserta Lomba Paduan Suara GMIM Zaitun Diduga Dianiaya
Connect with us

Hukrim

Apes, Peserta Lomba Paduan Suara GMIM Zaitun Diduga Dianiaya

Published

on

Paduan Suara

KlikTOMOHON – Nasib apes dialami seorang peserta paduan suara yang akan mengikuti lomba di Gereja GMIM Zaitun Kelurahan Kumelembuai, Tomohon Timur, Maxi Moningka (51), warga Rurukan lingkungan 2 Kecamatan Tomohon Timur Kota tomohon.

Tanpa alasan jelas, dia dianiaya BP alias Berce (38), di depan Gereja GMIM Zaitun Kelurahan Kumelembuai Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon, Sabtu (21/10/2017).

 

Dia pun langsung melaporkan tindakan Berce, warga Kelurahan Kumelembuai Lingkungan satu Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon itu ke Kepolisian Sektor Urban Tomohon Tengah, pukul 23.30 Wita pada hari yang sama.

 

Menurut penuturan korban, penganiayaan tersebut terjadi secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas. Dia mengungkapkan, peristiwa itu bermula setelah dia selesai makan di rumah keluarga yang menjadi tempat pemondokan peserta, yang disiapkan oleh panitia lomba paduan suara.

 

Setelah makan, korban dan kawan-kawannya menuju ke gereja untuk persiapan lomba. Sesampainya di depan gereja, tiba-tiba datang seorang lelaki yang tidak kenal, dan menanyakan nama korban. Pertanyaan lelaki itu pun langsung dijawabnya.

 

Pada saat yang sama, lanjut dia, pukulan tangan kanan dari pelaku yang sangat kencang langsung mendarat di telinga kiri korban. Korban mengaku kaget karena tidak mengira hal itu akan terjadi.

 

Korban saat itu juga langsung merasa kesakitan, dan dibawa oleh petugas keamanan di lokasi tersebut ke Polsek Urban Tomohon Tengah.

 

Sedangkan Berce dikejar oleh personel dan linmas yang melaksanakan pengamanan. Tapi dengan kecepatan tinggi, Berce berhasil menghilang di kegelapan malam ke arah utara.

 

Mendengar laporan korban, Kapolsek Urban Tomohon Tengah bersama Tim Macan langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan, dan mengendap di lokasi yang diperkirakan menjadi tempat persembunyian Berce.

 

Setelah pencarian sampai dini hari, Tim Macan akhirnya berhasil menerkam tersangka dalam keadaan tidur pulas tanpa perlawanan, dan diamankan di Mapolsek.

 

(Kicmy Ratag)

Advertisement

Trending