Persija Menyurat ke Polres Metro Bekasi. Ada Apa?
Connect with us

Nasional

Persija Menyurat ke Polres Metro Bekasi. Ada Apa?

Published

on

Persija Jakarta

KlikJAKARTA – Manajemen Persija Jakarta menyurat ke Kapolres Metro Bekasi Kabupaten, Selasa (14/11/2017) tadi. Surat tersebut dilayangkan untuk meminta kepolisian mengusut tuntas Tragedi Cikarang.

 

Tragedi Cikarang merupakan peristiwa naas yang terjadi usai pertandingan antara Bhayangkara FC vs Persija Jakarta pada Liga 1 Indonesia 2017, di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, beberapa hari lalu.

 

Dalam surat nomor 310/ PERSIJA/ LIGA-1/ XI-2017 tertanggal 13 November 2017 itu terungkap bahwa seorang suporter Persija bernama Rizal Yanwar Saputra diduga telah dianiaya hingga akhirnya meninggal dunia, usai pertandingan panas tersebut.

 

Persija Jakarta

(Foto: Twitter)

 

Manajemen Persija yang dipimpin Direktur Utama PT Persija Jaya Jakarta Gede Widiade, meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut, sehingga tidak akan terulang kembali di masa akan datang.

 

Sekadar informasi, Rizal Yanwar Saputra adalah seorang anggota Jakmania Cikarang Raya Subkorwil Sukatani. Koordinator Wilayah (Korwil) Cikarang, Ahmad Arief mengungkapkan, Rizal pulang dari menyaksikan laga Persija dengan mengendarai sepeda motor bersama temannya.

 

Sayangnya, Rizal yang dibonceng mendapat serangan membabi buta dari oknum suporter lain. “Mereka sudah niat menunggu. Bahkan laporan terakhir dari Polsek Cikarang Utara, ada CCTV, kelihatan gerak-gerik menunggu rombongan Jakmania lewat. Ada samurai, segala macam,” kata Arief, dikutip dari INDOSPORT.

 

Adapun insiden tersebut terjadi di Jalan Raya Utama Pilar, Sukatani, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Kasus ini selanjutnya ditangani Polsek Cikarang Utara.

 

“Kemarin bukti-bukti seperti plat nomor kendaraan mereka ada yang ketinggalan sudah kita serahkan semua ke polsek. Bahkan ada motor mereka yang ketinggalan sudah saya serahkan juga,” papar Arief.

 

“Kalau informasi sempat dibawa ke rumah sakit. Yang tahu kondisi pastinya cuma temannya yang di sepeda motor. Waktu itu, posisi saya tidak di sana. Jadi informasi, ada yang bilang masih sempat dibawa ke rumah sakit, dan meninggal di tempat lalu langsung dibawa ke rumah sakit,” tuturnya.

 

“Cuma temannya yang di motor, dia tidak ingat apa-apa dan belum bisa diajak bicara. Posisi boncengan. Temannya kena juga tapi tidak terlalu parah, dia sempat lari menyelamatkan diri informasi dari terhadapnya,” pungkasnya.

 

Saat berita ini diturunkan, terinformasi bahwa seluruh tersangka penganiayaan terhadap Rizal sudah berhasil diamankan aparat kepolisian.

 

(Tim)

Advertisement

Trending