Permohonan PAHAM Tak Diterima MK
Connect with us

Headline

Permohonan PAHAM Tak Diterima MK

Published

on

Suasana sidang. (Sumber Foto: Youtube)

KlikJAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pengucapan putusan terhadap sengketa Pilkada Manado, pada Rabu (17/2/2021).

Berdasarkan sidang yang digelar secara virtual tersebut diketahui bahwa permohonan pemohon, yakni pasangan nomor urut 4 yaitu Paula Runtuwene dan Harley Mangindaan (Paham) tidak dapat diterima MK.

Sebagaimana putusan yang diucapkan Hakim MK Anwar Usman, diketahui bahwa selisih perolehan suara antara pemohon (Paham) dan pihak terkait (Andrei Angouw dan Richard Sualang) adalah 21.573 suara atau melebihi persentase persyaratan sebagaimana pasal 158 ayat 2 huruf b UU 10/2016.

Putusan itu juga diambil karena dalil-dalil Paham lainnya tidak dapat ditunjukkan keterkaitannya dengan perolehan suara hasil pemilihan yang dapar memengaruhi penetapan calon terpilih, sehingga dalil tersebut tidak relevan untuk dipertimbangkan MK.

“Bahwa berdasarkan pertimbangan hukum mengenai pelanggaran di atas yang terkait dengan keterpenuhan ketentuan Pasal 158 ayat (2) UU 10/2016 mahkamah tidak memiliki keyakinan bahwa dalil pemohon demikian berpengaruh pada keterpenuhan Pasal 158 ayat (2) UU 10/2016 a quo. Dengan demikian Mahkamah berpendapat dalil Pemohon tidak cukup memberikan keyakinan untuk menyimpangi Pasal 158 ayat (2) UU 10/2016,” bunyi salah satu poin pertimbangan.

Berdasarkan pengucapan ini, putusan ini diputuskan dalam Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) oleh sembilan Hakim Konstitusi, dan diucapkan dalam sidang pleno Mahkamah Konstitusi terbuka untuk umum.

(***)

Advertisement

Trending