Permenhub 108 Harus Dihormati Semua Pihak
Connect with us

Hukrim

Permenhub 108 Harus Dihormati Semua Pihak

Published

on

Pendaftaran

KlikTOMOHON – Asosiasi Driver Online (ADO) Sulawesi Utara berharap, semua pihak bisa menghormati keputusan pemerintah yang memberikan payung hukum terkait pengoperasian taksi online, melalui Permenhub 108.

 

Harapan ADO itu diungkapkan setelah munculnya aksi unjuk rasa yang dilakukan sopir dan pemilik angkot di Tomohon, Kamis (23/11/2017) kemarin. Salah satu tuntutannya adalah menolak kehadiran taksi online.

 

“Kami Asosiasi Driver Online hanya menghargai dan menghormati apa yang saudara-saudara angkot di Tomohon lakukan, karna itu bagian dari penyampaian aspirasi sesuai dengan UU yang ada,” ujar Ketua ADO Sulawesi Utara Ryan Welkom, Kamis (23/11/2017) malam.

 

“Tapi sekali lagi kita dari online dan juga konvensional juga harus menghormati apa yg telah menjadi keputusan pemerintah. Karena dalam hal ini pemerintah sudah berusaha untuk mengeluarkan aturan yang berazas kesetaraan, agar kami bisa berjalan bersama dalam melayani masyarakat,” sambungnya.

 

[irp posts=”3757″ name=”Liga Champions: Liverpool Tertahan, Madrid Menggila”]

 

Dia mengungkapkan, pemerintah daerah saat ini sedang merumuskan peraturan daerah untuk menerapkan Permenhub 108. “Jadi saya harapkan juga Pemerintah Kota Tomohon harus mengambil tindakan sesuai dengan penerapan Pergub nantinya,” tandasnya.

 

Sebagaimana diketahui, pemilik dan sopir angkutan dalam kota di Tomohon telah melakukan aksi damai di Kantor Wali Kota Tomohon, untuk menolak kehadiran taksi online (Grab).

 

[irp posts=”3669″ name=”Pasar Tomohon, Pasar Paling Ekstrem di Indonesia”]

 

Mereka juga meminta Pemerintah Kota Tomohon dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) untuk meninjau kembali kehadiran para tukang di dalam Terminal Beriman. Yang mereka ketahui bahwa terminal itu adalah tempat pangkalan kendaraan angkutan umum bukan pangkalan ojek.

 

Mereka juga menuntut solusi kehadiran wisata kuliner yang nota bene sangat merugikan angkot. Apalagi berada di pinggiran jalan dan angkutan dalam kota hanya bisa melewati jalur itu pada jam tertentu.

 

(Kicmy/Sahril)

Advertisement

Trending