Pakai Masker, Perda Penanganan Covid-19 di Minut Telah Diketuk
Connect with us

Minut

Pakai Masker, Perda Penanganan Covid-19 di Minut Telah Diketuk

Published

on

Bupati Minut Joune Ganda SE bersama Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung SH MH menghadiri rapat paripurna penetapan perda yang dipimpinn oleh Ketua Dewan Minut Denny Kamlon Lolong S.Sos

KlikMINUT – Melalui pembahasan panjang, rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) penanganan Covid-19 Minut akhirnya ditetapkan sebagai perda dalam rapat Paripurna DPRD Minut di ruang Siidang DPRD Senin, (10/05/2021)

Rapat paripurna ini digelar setelah Ketua Pansus Paultje Sundah dan anggotanya selesai menyusun ranperda tersebut. Menurut Sundah Ranperda ini digenjot sebagai upaya memberikan payung hukum terhadap penanganan pencegahan, dan penyebaran Covid-19.

“Ranperda dilahirkan setelah melalui kajian yang dalam oleh pansus yang didalamnya sekaligus memuat sanksi hukum bagi pelanggar protokol kesehatan,” terang  Sundah.

Bupati Joune Ganda SE didampingi Wakil Bupato Kevin Wiluam Lotulung SH MH menandatangani berita acara sidang paripurna disaksikan Ketua Dewan Minut Denny Lolong dan Wakil Ketua Dewan Olivia Mantiri

Terpisah, Ketua Dewan Minut, Denny menturkan, Perda ini merupakan produk hukum yang akan langsung diberlakukan oleh pemerintah kabupaten. Pihaknya mengingatkan agar pemerintah segera mensosialisasikan Perda tersebut ke masyarakat. Sosialisasi harus dilakukan secara masif karena sifatnya ssegera akibat dari pandemic Covid-19 masih berlangsung.

“Tugas pemerintah Minut mensosialisasikannya kepada masyarakat. Perda ini harus segera diterapkan kepada pelanggar.”tukas Delon.

Bupati Joune Ganda tak lupa mengapresiasi kinerja DPRD melalui pansus. yang bekerja maskimal dan menghasilkan produk hukum penanganan Covid 19 di Minut. Perda ini tentunya akan menjadi acuan sekaligus payung hukum bagi pemerintah dalam menjatuhkan sanksi tegas bagi pelanggar Protkes.

“Jika selama ini pemberian sanksi hanya sebatas tindakan di tempat oleh pihak kepolisian, kini pemerintah telah memiliki payung hukum yang jelas dalam menindak pelaku pelanggar protokol kesehatan. Ini sangat penting dalam memberikan efek jera kepada pelanggar sekaligus upaya pemerintah dalam menekan bahkan penyebaran wabah Covid 19 di Minut,.” kata Bupati Ganda.(Rubby Worek)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending