Jangan Sampai Ada Dua atau Lebih KPK Berkeliaran
Connect with us

Headline

Jangan Sampai Ada Dua atau Lebih KPK Berkeliaran

Published

on

Penggunaan Nama

KlikJAKARTA – Penggunakan nama mirip maupun singkatan serupa dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) harus diatur kembali, agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab.

 

Lihat saja, sebagaimana diungkapkan Ketua Mahkamah Konstitusi 2008-2013 Mahfud MD lewat cuitan dalam akun twitter miliknya, bahwa saat ini ada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menyebut diri KPK.

 

“Ada LSM yg menyebut diri KPK yg menyebut nama sy utk hadir dlm seminar yg diadakannya. Sy nyatakan sy tak tahu menahu,” twit Mahfud MD dalam akun twitter @mohmahfudmd. Foto undangan seminar pun diupload.

 

Dia berpendapat, peraturan terkait nama LSM sebaiknya diatur kembali. “Itu memang bukan KPK RI yang adalah lembaga penegak hukum, tapi LSM yang menggunakan nama Komisi Pengawas Korupsi (KPK). Namanya saja mirip, barangnya berbeda,” ungkap pria kelahiran Sampang, Madura ini.

 

“Sejak awal saya tidak setuju ada nama LSM seperti itu. Jika anggotanya melakukan pemerasan, bisa dikira KPK yang lembaga resmi pelakunya,” timpalnya.

 

Dia pun mengusulkan agar KPK meminta pemerintah melarang penggunaan nama yang mirip atau singkatan serupa KPK oleh LSM. “Karena nama itu bisa disalahgunakan,” tegasnya.

 

(Ayi)

Advertisement

Trending