Penembakan Dalam Gereja di AS, 26 Tewas
Connect with us

Headline

Penembakan Dalam Gereja di AS, 26 Tewas

Published

on

Gereja

KlikINTERNASIONAL – Aksi penembakan brutal kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini menewaskan 26 orang dan membuat yang lainnya luka-luka, di First Baptist Church di Sutherland Springs di Wilson County, sekitar 65 kilometer timur San Antonio, Minggu (5/11/2017) waktu setempat.

 

Dilaporkan ABC News, peristiwa yang sangat mengganggu keamanan Amerika Serikat itu terjadi ketika seorang pria bersenjata memasuki sebuah gereja kecil di tenggara Texas.

 

Pria itu selanjutnya melepaskan tembakan, sehingga menewaskan 26 orang dan 20 orang lainnya luka-luka. Tersangka itu kemudian melarikan diri dengan menggunakan sebuah kendaraan.

 

Menariknya, terduga pria pelaku penembakan ditemukan tewas sekitar 19 kilometer jauhnya di negara tetangga Guadalupe. Hal itu diungkapkan media setempat dan Sersan Robert Murphy, seorang juru bicara Kantor Sheriff Guadalupe County.

 

Kata polisi, penyebab kematian tersangka masih dalam penyelidikan. Meski demikian, Media AS mengklaim, nama pelaku adalah Devin Patrick Kelley yang berusia 26 tahun.

 

Sebuah akun LinkedIn yang tampaknya miliknya mengatakan bahwa dia bertugas di Angkatan Udara AS dari tahun 2009 sampai 2013. Sementara pihak berwenang masih berusaha untuk menentukan motif penembakan itu.

 

Sherri Pomeroy, istri pastor gereja Frank Pomeroy, mengatakan, penembakan itu telah mengakibatkan anak perempuannya yang berusia 14 tahun tewas. Pengikut gereja pun banyak yang ikut jadi korban.

 

Ms Pomeroy mengatakan bahwa saat kejadian, dia dan suaminya berada di luar kota dan mencoba kembali ke Sutherland Springs, di luar San Antonio.

 

Wanita setempat Amanda Mosel mengatakan bahwa anak baptisnya yang berusia 13 tahun ditembak mati dalam penembakan tersebut. “Dari apa yang saya dengar, seseorang baru saja masuk dan mulai menembak,” katanya kepada MSN.

 

Ms Mosel mengatakan bahwa dia “sedih” tidak menghadiri gereja pagi ini, tapi gereja itu adalah tempat yang dia hadiri. “Mungkin ada 50 dari kita. Ini gereja kecil dan sempit.”

 

Layanan darurat berkumpul di gereja di kota kecil, sekitar 50 kilometer tenggara San Antonio, dan helikopter terlihat membawa korban ke rumah sakit.

 

Megan Posey, juru bicara Pusat Medis Connally Memorial, yang berada di Floresville dan sekitar 16 kilometer dari gereja tersebut, mengatakan bahwa “beberapa” korban dirawat karena luka tembak.

 

Dia menolak memberikan nomor tertentu namun mengatakan bahwa jumlahnya kurang dari selusin.

 

(Tim)

Advertisement

Trending