Pembangunan Patung Budaya Lain di Bukit Kasih Diprotes
Connect with us

Humaniora

Pembangunan Patung Budaya Lain di Bukit Kasih Diprotes

Published

on

Pembangunan Patung

KlikMANADO – Pembangunan patung atau ornamen budaya daerah lain di lokasi wisata Bukit Kasih, Kanonang, Minahasa, mendapat respon dari Komunitas Pemerhati Pariwisata (Kompipar) Sulawesi Utara (Sulut).

 

Ketua Kompipar Sulut Raymond Frans bahkan mengaku, telah menyampaikan keberatannya atas keberadaan patung tersebut kepada Dinas Pariwisata Sulut. “Saya sudah menghubungi Kepala Dinas Pariwisata Sulut,” ungkapnya, kepada KlikNews, Senin (8/1/2018).

 

Menurut dia, patung atau ornamen tersebut tidak sepantasnya dibangun di tempat itu. Sebab, tempat itu adalah tanah leluhur orang Minahasa. “Bukan orang dari daerah lain,” terangnya.

 

Dengan adanya patung tersebut, dia menilai Bukit Kasih tidak lagi memiliki kekhasan Minahasa untuk menjadi daya tarik pariwisata.

 

“Setelah ditelusuri, ternyata pembangunan patung tersebut tidak memiliki izin dari Dinas Pariwisata Sulut. Patung itu dibangun oleh Rukun Kumawangkoan di Papua. Jadi pembangunan patung itu menyalahi aturan. Harus dibongkar,” tegasnya.

 

Ketua Umum Ormas Adat Minahasa Tou Indonesia Donny Idola Lasut juga mengaku tidak setuju dengan adanya patung itu.

 

(Tim)

Advertisement

Trending