Pembangunan Jalur Ambulance Dimulai
Connect with us

Humaniora

Pembangunan Jalur Ambulance Dimulai

Published

on

Ambulance

KlikMANADO – Janji Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado untuk membangun jalur ambulance menuju RSUP Prof Kandou segera menjadi nyata. Pasalnya, tahapan proyek pembangunan jalur khusus itu sudah dimulai.

 

“Pembangunan jalur khusus ambulance telah dimulai. Saat ini masih dalam tahap pembongkaran taman median jalan,” ujarnya, Jumat (19/1/2018).

 

Dia pun tak menampik informasi bahwa terdapat sedikit kendala pada saat pembongkaran. “Seperti pada saat membongkar, kami harus menyesuaikan dengan ramainya lalu lintas supaya tak mengganggu. Dan juga, puing sisa pembongkaran harus segera dibersihkan,” jelasnya.

 

“Iklan bilboard beserta tiang penyanggahnya, itu jadi tanggung jawab pemilik untuk membongkarnya. Kami sudah mengirim surat kepada pemiliknya agar segera membongkar sendiri papan bilboard beserta tiang penyanggah,” sambungnya.

 

“Dan untuk lampu jalan, berhubung Jalan Wolter Mongisidi adalah jalan nasional, akan kami koordinasikan dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional. Mereka pun sudah setuju untuk pembangunan jalur evakuasi gawat darurat tersebut,” urainya.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Pembangunan dan Lingkungan Hidup Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Manado Naomi Ruru menjelaskan bahwa DPM-PTSP yang merupakan instasi berwenang dalam memberikan perizinan periklanan telah menindaklanjuti permasalahan tersebut.

 

“Kami (DPM-PTSP) sudah memanggil perusahaan periklanan pemilik papan iklan tersebut. Izin mereka sudah habis terhitung sejak 31 Desember 2017 lalu dan tak diperpanjang lagi. Kami telah melakukan rapat bersama pemilik iklan dengan hasil rapat bahwa pemilik papan iklan akan segera membongkar sendiri properti mereka dan mereka meminta keringanan waktu untuk pembongkaran. Jadi, sudah tidak ada masalah lagi,” jelas Naomi.

 

Perlu diketahui, jalur khusus ambulance tersebut bakal dibangun menggantikan taman median pembatas jalan yang ada saat ini. Jalur ambulance itu membentang sejauh 2,2 Km tanpa adanya crossing (perpotongan jalan).

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending