Pekerjakan Pengangguran, Pemdes Serei Bangun Dermaga Bagi Nelayan
Connect with us

Minut

Pekerjakan Pengangguran, Pemdes Serei Bangun Dermaga Bagi Nelayan

Published

on

Camat Likupang Barat Swengly Takainginan bersama Hukum Tua Desa Serei Emma Marasi disaksikan Tenaga Ahli Felix Supit membuka pelaksanaan pembangunan jembatan/dermaga bongkar muat ikan hasil tangkapan nelayan

KlikMINUT – Pemerintah Desa Serei Kecamatan Likupang Barat membangun dermaga tambatan perahu sekaligus pembongkaran ikan.
Pembangunan ditandai dengan doa syukur peletakan batu pertama yang dipimpin oleh Gembala Stevry Karamoy, Rabu, (23/06/2021).

Menurut Hukum Tua Desa Serei Emma Marasi, pembangunan dermaga bongkar muat hasil perikanan laut ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat Desa Serei yang 70 persen bekerja sebagai nelayan.
“Dermaga ini dibangun dengan dana desa yang dikerjakan tiga tahap sesuai dengan alur pencairan dandes,” kata Kumtua Marasi.
Lanjut, dijelaskan, pembangunan dermaga ini mempekerjakan 90 orang yang dibagi 30 orang pada setiap minggu. Pekerjaan ini menggunakan sistim padat karya tunai dengan mempekerjakan warga desa yang tidak memiliki pekerjaan. Sehingga warga ikut menikmati anggaran dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat.
“Sebenarnya desa kami sudah memiliki dermaga, namun itu juga digunakan bersama oleh para wisatawan yang menyeberang ke pulau Talise, Gangga, Kinabuhutan, sehingga saat dilakukan pembongkaran, bau anyir ikan akan mengganggu aktivitas penyeberangan para wisatawan,” terang Kumtua Marasi didampingi Sekdes Lies Kampong.

Doa syukur dimulainya pembangunan jembatan bongkar muat ikan hasil laut

Sebelumnya, Camat Likupang Timur, Swengly Takainginan SP MM yang ikut hadir mengatakan, Pembangunan dermaga ini tentunya akan membawa manfaat bagi nelayan warga Desa Serei.
“Tahun ini warga patut bersyukur sebab kegiatan fisik sudah bisa dilakukan, dibanding tahun lalu yang terkonsentrasi pada penanganan dan pencegahan Covid-19,” ujar Camat Takainginan.
Ditambahkannya, Covid-19 masih berlangsung, bahkan sudah ada varian covid delta yang merupakan varian baru. Olehnya, dirinya mengingatkan, sambil bekerja tetap mengikuti protokol kesehatan.
“Desa serei merupakan ibukota kecamatan tempat transit para wisatawan menuju pulau Talise, Kinabuhutan dan Gangga, olehnya penerapan prokes harus dilakukan dengan ketat,” anjur Takainginan.
Pembangnan dermaga ini menelan biaya Rp. 567 720.000 yang dibiayai oleh dana desa dalam tiga tahapan pencairan
Hadir dalam peletakan batu pertama Tenaga Ahli Felix Supit, Pendamping Desa dan pendamping Lokal Desa. (Rubby Worek)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending