1.500 Pengurus di Pangkalpinang Mundur, PDIP Cuek
Connect with us

Humaniora

1.500 Pengurus di Pangkalpinang Mundur, PDIP Cuek

Published

on

PDIP

KlikBABEL – Mungkin kejadian ini baru pertama kalinya terjadi di lingkup sebuah partai di tanah air, khususnya partai besar yang sedang memegang tampuk kekuasaan di Indonesia, yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

 

Sebagaimana dikutip dari RMOLBabel, ribuan kader dan pengurus mulai dari DPC, PAC hingga Ranting di Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel), mengundurkan diri secara serentak dari kepengurusan, Selasa (3/10/2017).

 

Informasi yang berhasil dihimpun KlikNews, diperkirakan jumlah kader dan pengurus yang mundur sebanyak 1.500 orang, dengan alasan demi marwah partai berlambang banteng marah itu di Pangkalpinang.

 

Mantan Sekretaris PAC Taman Sari Tahkin menegaskan, pengunduran diri massal itu membuat setidaknya enam PAC lowong. “Alasan kami jelas. Ini demi penegakan marwah PDIP Pangkalpinang,” tegasnya.

 

Dia mengungkapkan, DPC PDIP Pangkalpinang saat ini sudah sekarat karena tidak lagi sejalan dengan visi misi partai. “Karena itu, baik PAC, ranting hingga anak ranting telah sepakat untuk tidak akan bekerja sama lagi dengan pengurus pimpinan Abang Hertza,” ujarnya.

 

Dia mengatakan, para pengurus mundur dari kepengurusan dengan sangat kompak setelah muncul adanya dugaan bahwa PDIP Pangkalpinang telah disusupi kepentingan pribadi.

 

“Kami melihat dia, Hertza, telah memanfaatkan partai PDIP untuk kepentingan pribadinya,” beber Tahkin dan langsung diamini kader lainnya, seperti dikutip dari RMOLBabel.

 

Dia mengungkapkan, pihaknya telah bersepakat untuk siap melawan jika ada oknum di internal partai yang membawa PDIP demi kepentingan pribadi.

 

“Penyampaian mosi tidak percaya terhadap pimpinan yang ada saat ini, pihak kami sudah melewati mekanisme partai. Tapi tidak pernah ditindaklanjuti, perbedaan pendapat diwarnai pergantian pengurus ini,” ungkapnya.

 

Pihaknya pun meminta perhatian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk segera melihat permasalahan ini.
“Semoga DPP memperhatikannya dan dapat segera membenahi, khususnya kepengurusan DPC Pangkalpinang,” pinta Tahkin.

 

Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan DPD PDIP Babel Didit Srigusjaya mengatakan, setelah menggelar rapat antara pengurus DPD dan DPC, DPD PDIP Babel akhirnya memilih menerima pengunduran diri ribuan pengurus daripada mengabulkan keinginan PAC menggantikan ketua DPC PDIP Pangkalpinang.

 

“Hasil rapat tadi Selasa (3/10/2017) sore, kita sepakat menerima pengunduran diri PAC kemarin. Setelah ini kegiatan apapun yang dilakukan mereka tidak boleh lagi mengatasnamakan partai,” tegasnya.

 

(Tim)

Advertisement

Trending