Pasca Dibekukan, SMK Ichtus Kembali Beroperasi
Connect with us

Manado

Pasca Dibekukan, SMK Ichtus Kembali Beroperasi

Published

on

KlikMANADO – Pasca dibekukan sejak Senin, (28/10/2019) selama 408 hari sampai dengan (14/12/2020) Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) Ichtus Kelurahan Mapanget Barat Kecamatan Mapanget Kota Manado yang dikelola oleh Yayasan Kasih Gembala kembali beroperasi untuk tahun ajaran 2020-2021.

Dibukanya kembali SMK ini diawali dengan ibadah ucapan syukur yang dipimpin oleh Pendeta Yohan Manampiring.

“Penjala ikan menangkap yang hidup dan dimatikan, tetapi penjala manusia menangkap yang mati untuk dihidupkan. Hal ini harus menjadi semangat dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah ini,” tukas Manampiring.

Ibadah diikuti oleh seluruh komponen sekolah, pihak yayasan yang diketuai oleh Pdt. A. Sephard Supit, Kepala Sekolah Gersy Dien, perwakilan murid dan orang tua serta pemerintah setempat.

Pendeta Supit selaku Ketua Yayasan Kasih Gembala mengaku memang sempat terjadi suatu peristiwa yang disesalkan yakni pembunuhan seorang guru yang dilakukan oleh murid tapi diakui itu merupakan human error yang diluar kendali.

“Kami berterima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi yang sudah mensuport pihak Yayasan untuk beroperasi kembali SMK ini. Karena kami tetap berkomitmen untuk ikut membangun bersama pemerintah di bidang pendidikan,” tukas Supit.

Di tempat yang sama Kepala Sekolah Gersy Dien mengungkapkan, semua persyaratan administrasi telah dipenuhi di Dinas Provinsi Sulut tinggal menunggu surat resmi dari mereka tapi kegiatan sudah mulai berjalan.

“Selain delapan standart pendidikan yang menjadi persyaratan dari dinas provinsi, kami juga akan memberikan konseling kepada masing-masing siswa yang akan mengikuti kegiatan belajar,” terang Gersy seraya mengatakan siswa tang sempat dititipkan ke sekilah lain saat ini telah kembali.

Diketahui sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan izin operasi SMK Ichtus dicabut oleh dinas provinsi Sulut akibat peristiwa penikaman yang dilakukan oleh FL (16) kepada guru agamanya, Alexander Werupangkey (54) pada Senin (21/10/2019).

(Rubby Worek)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending