Pansus LKPJ 2017 "Kurung" Dinas Pendidikan Sulut 4 Jam
Connect with us

Humaniora

Pansus LKPJ 2017 “Kurung” Dinas Pendidikan Sulut 4 Jam

Published

on

LKPJ

KlikSULUT – Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2017 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut oleh Pansus LKPJ DPRD Sulut, di Sekretariat DPRD Sulut, pada Senin (9/4/2018), berlangsung alot.

 

Bahkan terpantau, pembahasan LKPJ khusus Dinas Pendidikan Sulut harus memakan waktu selama empat jam, sejak pukul 10.00 pagi.

 

Para legislator tampak sejak awal menyoroti kinerja Dinas Pendidikan Sulut. Pasalnya, program-program dinas tersebut dinilai tidak berjalan sesuai prosedur, dan terkesan hanya membuang-buang anggaran saja.

 

“Ada beberapa program yang menurut saya hanyalah copy paste dari program yang lama, dan akhirnya program-program itu tidak berjalan dengan baik. Jadi terkesan membuang-buang anggaran,” ketus legislator Ayub Albugis.

 

Tak hanya Ayub, anggota pansus lainnya Jems Tuuk pun pun menyoroti kinerja Dinas Pendidikan Sulut, khususnya terkait capaian pembangunan ruang kelas baru, pembayaran guru THL yang sering terlambat, kualitas pendidikan Sulut, hingga UNBK yang masih diwarnai pemadaman listrik.

 

Dia menyebutkan, sejauh ini program prioritas pembangunan di Sulut masih pada masalah fisik. “Pembangunan manusia belum maksimal. Ini tugasnya Dinas Pendidikan,” tegas Tuuk.

 

Hal menarik lainnya juga tampak saat rapat pembahasan LKPJ baru saja dimulai. Silang pendapat antara anggota pansus muncul ketika mereka mengetahui bahwa pejabat kepala dinas pendidikan saat ini baru menduduki jabatan tersebut sebulan lalu.

 

Beberapa anggota berpendapat, Kepala Dinas Pendidikan yang lama masih bisa memberikan keterangan. Sementara yang lainnya berpandangan, kepala dinas yang lama tak bisa lagi memberikan keterangan, karena sudah ada pejabat yang baru.

 

(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending