Yoke Ditemukan Tak Bernyawa di DAS Ranoyapo
Connect with us

Hukrim

Yoke Ditemukan Tak Bernyawa di DAS Ranoyapo

Published

on

Panelewen

KlikMINSEL – Pergumulan Pemerintah dan masyarakat Desa Tumani Selatan untuk mencari Yusuf Panelewen, yang hilang sejak beberapa hari lalu, akhirnya berbuah hasil, Senin (27/11/2017).

 

Setelah beberapa hari pencarian dilakukan, Yusuf Panelewen alias Yoke akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ranoyapo, oleh Tim SAR, TNI, dan masyarakat Desa Tumani Selatan.

 

Korban yang ditemukan diketahui adalah Yoke setelah dilakukan kroscek pada jasad tersebut. “Korban yang didapat adalah benar Yoke karena mempunyai tatto di bagian tubuh korban dan ciri-cirinya memang dia,” ujar Hukum Tua Desa Tumani Selatan Grace Sigar.

 

Saat ini, jenazah berada di RS Kalooran Amurang, dan malam ini juga akan langsung dibawa ke rumah duka di Desa Tumani Selatan, Kecamatan Maesaan dan akan langsung dimakamkan, mengingat korban sudah meninggal dunia beberapa hari lalu.

 

Kata Sigar, menurut paramedis, korban tidak bisa dikuburkan nanti Selasa (28/11/2017) besok. “Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat pertolongan-Nya, bimbingan-Nya, penyertaan-Nya, kuasa-Nya, sehingga saudara Almarhum Yusuf Panelewen boleh ditemukan oleh Tim SAR, TNI bahkan Masyarakat Tumani selatan,” ucapnya.

 

“Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Tumani Selatan, Tumani Raya, Pemerintah Kecamatan Maesaan, kepolisian, koramil, Basarnas Minsel, BPBD Minsel, para pendata GMIM Musafir, satu tim Relawan GMIM Wilayah Tomopaso Baru Dua, tim Panji Josua bahkan seluruh unsur terkait yang tak dapat saya sebut satu persatu yang sudah boleh membantu kami masyarakat bahkan keluarga sehingga korban sudah ditemukan,” tandasnya.

 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang warga Tumani Selatan, Yusuf Panelewen alias Yoke (50), diduga hilang saat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Minahasa Selatan dan sekitarnya, akhir-akhir ini.

 

Dia diduga hanyut terbawa arus sungai. Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, Yoke pergi ke kebun pada Rabu (22/11/2017), namun hingga Kamis (23/11/2017) kemarin, belum juga pulang ke rumah.

 

Informasi tersebut pun terdengar Plt Hukum Tua Desa Tumani Selatan Grace Sigar, dan langsung mengambil langkah cepat, berupa pencarian korban, bersama masyarakat Tumani Selatan.

 

Dugaan hanyut tersebut muncul karena hujan mengguyur Modoinding, Maesaan dan sekitarnya, sejak Rabu, sehingga mengkibatkan banjir besar.

 

(Meidy Palit)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending